Touna Jebol Covid-19, Satu Lagi Pasien Terkonfirmasi Positif

0

 

Syamsul Bahri M. Kasim (deadline-news.com) – Tounasulteng-Kabupaten Tojo Una-Una yang selama ini dipertahankan sebagai daerah hijau, jebol dari virus yang mematikan itu.

Satu pasien sebelumnya dinyatakan positif covid 19, kini bertambah lagi satu orang yang dinyatakan terkonfirmasi positif, sehingga sampai saat ini Touna tercatat sudah 2 orang yang terpapar Covid19 itu.

Pasien yang hari ini diketahui positif Covid19 tersebut, berdomisili di kecamatn Ratolindo Kabupaten Tojo Una-Una sulawesi Tengah.

Hal itu dibenarkan sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten Touna Taufan H. Tandri, MPH saat dihubungi deadline-news.com melalui telepon selulernya Sabtu (19/9-2020).

Sekertaris Dinas Kesehatan (Sekdis) Kabupaten Touna Taufan membenarkan adanya satu pasien terkonfirmasi positif covid19.

Hanya saja ia belum dapat memberikan pernyataan, sebab penyelidikan riwayat perjalanannya warga Touna positif covid19 itu dalam dua minggu terahir ini belum ia dapatkan datanya.

Namun Taufan berjanji, dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengundang para wartawan untuk memberikan keterangan.

Taufan juga menyarankan terkait hal itu, kiranya dapat menghubungi Asisten I Alfian Matajeng selaku juru bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan covid19 Kabupaten Touna.

Sementara itu, Asisten I saat di konfirmasi deadline-news.com melalui telepon selulernya tidak diperoleh keterangannya. Telepon selulernya sedang tidak aktif atau berada diluarjangkauan.

Selain itu sekedar diinformasikan, Rumah Sakit Umum Ampana melaui surat edaran nomor 445/218/XI/2020/RSUD yang ditandatangani oleh direktur Rumah Sakit dr. Niko.S.Ked dalam hal pemberitahuan penutupan pelayanan IGD Ponek.

Penutupan itu berdasarkan hasil pemeriksaan sampel swab test yang dikeluarkan labkes Provinsi Sulteng pada tanggal 19 September 2020.

Dalam surat itu, dinyatakan bahwa salah satu bidan yang bertugas di IGD ponek RSUD Ampana dinyatakan positif covid19.

Akibat dari itu, IGD ponek terhitung mulai tangal 19 september 2020 ditutp, dan untuk proses sterilisasi akan dibuka kembali setelah hasil pemeriksaan kontak erat petugas di RSUD Ampana dinyatakan negatif.***

 

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: