“Tipikor Diminta Tuntaskan Korupsi KONI”

0

Kopi_Pahit00Kaharuddin Katjo, SH adalah ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Cabang Donggala. Ia baru seumur jagung menjabat di organisasi yang membidangi olahraga itu. Namun ia sudah diterpa angin tak sedap. Masalahnya lembaga olahraga yang dipimpinya itu telah mendapatkan gelontoran dana dari pemerintah kabupaten Donggala sebesar Rp, 1,7 miliyard. Hanya saja dana itu diduga dipergunakan tidak sesuai peruntukannya. Dan kalaupun sesuai diduga terjadi oper limite penggunaan dana, makanya Tipikor Polres Donggala tengah menyelidikinya.

Dugaan penyelewengan dana KONI itu mencuat setelah penyelenggaran pekan olahraga provinsi (Porprov) Sulteng di Kabupaten Poso. Diduga ada mark up penggunaan dana KONI saat Porprov di Poso. Mulai dari biaya pemondokan, transportasi, makan, dan uang saku atlet diduga tak sesuai. Namun begitu, pihak tipikor Polres Donggala masih melakukan pendalaman terhadap dugaan korupsi dana KONI Donggala itu.

Oleh sebab itu diminta kepada Tipikor Polres Donggala segera menuntaskan dugaan Korupsi dana KONI Donggala itu. Pasalnya dikhawatirkan isu dugaan korupsi itu hanya isapan jempol yang berbau politik. Apalagi ketua KONI Donggala Kaharuddin Katjo, SH alias Gopi masuk bursa calon Walikota Palu tahun 2015 ini.

Gopi adalah seorang tokoh muda yang sudah malang melintang di dunia organisasi, baik kepemudaan, agama, massa maupun politik. Makanya untuk mengetahui kebenaran dugaan korupsi di tubuh KONI Donggala itu Tipikor perlu membereskannya sesegera mungkin. Sehingga nampak jelas apakah isu dugaan korupsi itu benar adanya atau ada benarnya?

Tipikor Polres Donggala telah memeriksa sejumlah saksi. Dan dari para saksi itu, pihak Tipikor Polres Donggala mencurigai adanya dugaan korupsi kucuran dana ke KONI menjelang Porprov di Poso. Dan adalah Gopi sselaku ketua paling bertanggungjawab jika seandainya memang ada benarnya dugaan korupsi di KONI Donggala yang dipimpinnya itu. Sebab baik secara moral maupun struktural organisasi picuk pimpinanlah yang bertanggungjawab.

Semoga saja, semoga saja Tipikor Polres Donggala segera menuntaskan dugaan korupsi di KONI Donggala itu. Sehingga siapapun yang terlibat publik segera mengetahuinya. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: