Terpisah 26 Tahun, Alumni SMADYA PALU KOMPAK

“IS Harun : Yayasan Bangga Punya Alumni yang Kompak”

Bang Doel (deadline-news.com)-Palusulteng-Setelah melalui perencanaan yang matang, akhirnya reuni akbar alumni SMA SWDAYA (SMADYA) Palu dapat terlaksanan dengan baik Ahad (30/7- 2017).

Reuni Akbar ini diikuti angkatan pertama (90) hingga angkatan ke 30. Walau beberapa angkatan hanya perwakilan, namun terbilang sukses. Apalagi didominasi angkatan 93 yang cukup banyak, menyusul angkatan 90 dan 91. Demikian ditegasan ketua panitian pelaksana reumi Hendra, S.Sos, M.Si seusai jalan santai.
Reuni SMADYA Palu ini dihadiri kurang lebih 300 alumni. Mereka sengaja datang dari berbagai daerah. Ada yang dari Tolitoli, Morowali, Makassar, Luwuk Banggai dan Jakarta.
Sementara itu Is Harun yang mewakili pihak Yayasan Pendidikan SWADAYA menegaskan pihaknya merasa bangga dan terharu atas kekompakan alumni Smadya. Bagaimana tidak, sebab bukanlah perkara gampang mengumpulkan dan mempersatukan para alumni yang sudah lama terpisah. Dan hari ini kalian terkumpul disini dihalaman bekas sekolah anda-anda dengan kebersamaan.
“Sebagai orang yayasan Swadaya kami sangat banggai pernah punya kalian yang kesetiaannya tidak lekang oleh waktu dan tidak luntur dengan hujan, sukses pelaksanaan reuni SMADYA, walau sudah terpisah 26 tahun, namun terus menjaga kekompakan”,ujar Is Harun.
Roy Pandean yang mewakili dewan Guru menegaskan bahwa kita patut memberikan apresiasi yang positif terhadap keluarga Harun yang begitu konsen mengelola lembaga pendidikan dibawa naungan Yayasan Swadaya.
“Kita patut berterima kasih dan memberikan apresiasi yang sangat tinggi bagi keluarga pak Harun yang begitu peduli dengan lembaga peningkatan sumber daya manusia dan sosial ini. Saya malah berpikir jangan-jangan Lembaga pendidikan Swadaya ini sudah berali fungsi, tapi nyatanya tidak, masih tetap berdidiri kokoh dan konsen mendidikan anak-anak putra putri bangsa,”tegas Kepsek SMP 19 Palu itu.
Menurut Roy berkat Yayasan Swadaya kalian sudah jadi putra – putri bangsa yang mampu berdaya saing diberbagai bidang, baik itu PNS, TNI, Polri, bahkan dunia politik sekalipun, wiraswasta apalagi.
“Jadi Yayasan pendidikan swadaya tidak sia-sia telah menampung dan mendidik kalian menjadi anak bangsa yang berguna,”tandas Roy.

Dewan guru yang hadir dalam acara reuni akbar SMADYA itu, guru agama Islam Hasan, Guru FISIKA pak Ridwan, Guru pendidikan moral pancasila (PMP) Roy Pandean, guru Biologi Ibu Lis, Guru antropologi Ibu Ros, Guru Bahasa Inggris Djamiluddin, Ketua dan sekretaris Yayasan Pendidikan Swadaya Harun dan Sri.
Sekedar diketahui, Yayasan Pendidikan Swadaya kali ini selain mengelola SMA, juga SMK dan SMP. dan SMK sendiri dilengkapi demgan perbengkelan otomotif.
Bukan itu saja tapi ternyata Yayasan pendidikannSwadaya sangat peduli dengan bakat siswa siswi. Makanya tidak heran jika salah seorang siswinya bernama Dinda didorong untuk mengikuti lomba tarikbsuara (nyanyi) bintang radio di RRI.
Amatan deadline-news.com disela-sela kegiatan reuni alumni SMADYA itu memang alunan suara Dinda sangat merduh dan cengkok lagu-lagu dagdut yang dilantunkannya tetasa enak ditelingah.
“Kami mendorong anak-anak kita untuk mengembangkan bakatnya, termasuk didunia tarik suara,”tutur Kepsek SMK SWADAYA LIS.

foto bersama : Suasana reuni SMA SWADAYA Palu mulai dari angkatan pertama sampai angkatan 30 (1990-2017). foto Bang Doel/deadline-news.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *