Target KPU Palu Capai 86 Persen Partisipasi Pemilih di Pilwakot

foto KPU Palu Agussalim Wahid saat menyampaikan sambutannya. foto ist/deadline-news.com
0

 

Ilong (deadline-news.com)-Palusulteng- Target Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu mencapai 86 persen partisipasi masyarakat pemilih di pemilihan walikota (Pilwakot) Palu 9 Desember 2020 mendatang.

“Kami menargetkan tingkat partisipasi pemilih dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tengah serta walikota dan wakil walikota Palu, 9 Desember 2020 mendatang sdapat mencapai 86 persen,”ujar ketua KPU Palu Agussalim saat rapat koordinasi (Rakor) sosialisasi tahapan penyelenggaran pemilihan walikota Palu Selasa (23/6-2020) di salah satu hotel di Palu.

Menurutnya angka tersebut sama dengan tingkat partisipasi pemilih dalam pemilihan legislatif pada April 2019 lalu.

“Kita harapkan tingkat partisipasi pemilih kurang lebih sama dengan pemilihan legislatif lalu yakni mencapai kurang lebih 86 persen,’’ujarnya.

Ia mengatakan walaupun tingkat partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya selama ini cukup bagus, khususnya di Kota Palu.

Namun kita tidak boleh terlena, karena jika tingkat partisipasi pemilih rendah, maka yang akan menjadi sasaran penilaian kegagalan adalah pihak KPU.

Dia menegaskan meski yang turut mempengaruhi dalam meningkatkan angka partisipasi pemilih sebenarnya bukan hanya pihak penyelenggara pemilu, melainkan juga pihak partai politik.

“Apalagi saat ini masyarakat Kota Palu khususnya dilanda wabah covid-19 yang tentunya turut berdampak atau berpengaruh terhadap masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya,”terangnya.

Agussalim mencontohkan salah satu lokasi yang selama ini tingkat partisipasinya dalam memilih cukup rendah yakni Pasar Inpres Manonda Palu.

Melihat masalah ini tentunya bukan hanya karena pihak penyelenggara tidak maksimal dalam melakukan sosialisasi tapi juga peran serta pihak partai politik.

“Saya pernah Tanya, kenapa jangan lupa tanggal sekian pilkada jadi kita gunakan hak pilih. Jawabannya, malas saya memilih karena begini-begini juga kehidupan saya. Ini artinya bahwa sebagian masyarakarat kita belum menaruh kepercayaan terhadap calon pemimpin mereka,’’ucapnya.

Dalam rakor yang dihadiri berbagai pihak termasuk Bawaslu, Dinas Kesehatan Kota Palu dan pengurus partai politik ini, Agussalim juga meminta masukan agar dalam penyelenggaraan pemilukada 9 Desember 2020 nanti, bisa berjalan lancar dan sukses.

Terkait masa pandemic covid-19, ia menambahkan jika pihak KPU Palu tetap bekerja dengan mematuhi protocol kesehatan covid-19.***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: