Sahuti Kelangkaan LPG 3 Kilogram, NasDem Dorong DPRD Hearing Pemkot

Bang Doel (deadline-news.com)-Palu-Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem, Muslimun menanggapi lemahnya pengawasan distribusi LPG 3 Kilogram di Kota Palu yang berakibat pada kelangkaan. Ia meminta Anggota DPRD Kota Palu, khususnya dari Partai NasDem untuk mendorong hearing terhadap pemerintah.

“Kelangkaan gas LPG 3 Kilogram seharusnya tidak terjadi di Kota Palu, sebagai pusat jasa dan infrastruktur yang lengkap. Pasti ada pemain dalam rantai distribusi yang lepas dari pengawasan pemerintah,” Ujar Muslimun, dalam serial diskusi internal terbatas, DPW Partai NasDem Sulawesi Tengah, Rabu (22/3-2017) di Palu.

Muslimun mengatakan, gas LPG adalah program konversi pemerintah dari minyak tanah untuk tujuan pembangunan berkelanjutan. Gas LPG digunakan secara massal berdasarkan kebijakan pemerintah, ketika terjadi kelangkaan maka akan berdampak pada kenaikan harga, menganggu produksi UMKM, dan juga menjadi masalah rumah tangga.

Menurut Muslimun, seharusnya tidak terjadi kelangkaan karena volume LPG 3 Kilogram sudah melalui hasil survey pasar dan kebutuhan. Sehingga jalur distribusi dari depot seharusnya tidak ada persoalan karena secara nasional LPG ditempatkan sebagai program prioritas.

“Kelangkaan LPG adalah misteri pasar yang perlu diungkap. Kami memiliki keyakinan ada pemain yang hendak merusak rantai distribusi untuk mengejar kenaikan harga temporer dari kelangkaan. Memompa permintaan untuk meraih keuntungan segar. Hal ini harus diusut, ini kejahatan persaingan usaha yang merugikan kepentingan publik,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Muslimun meminta pada anggota DPRD Kota Palu, khususnya dari Partai NasDem untuk segera mendorong dilakukannya hearing pada Pemerintah Kota Palu. “Partai memerintahkan pada kadernya yang duduk di DPRD Kota Palu untuk menggunakan fungsinya meminta penjelasan pemerintah dan mendesak dilakukannya semacam investigasi lintas gabungan, melibatkan pers, penegak hukum, dan LSM,” tegasnya.

Hal itu kata dia perlu dilakukan, agar misteri pasar semacam ini dapat diselesaikan dan menjadi pelajaran dimasa mendatang. “Kalau diperlukan, DPRD harus mendorong pemerintah Kota Palu membangun skema antisipasi logistik, termasuk memperketat pengawasan rantai distribusi LPG 3 Kilogram di Kota Palu. Ini masalah orang banyak, jadi harus menjadi perhatian pemangku jabatan penting,” tegasnya. (Sumber Humas DPD Nasdem).***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *