Ruas Jalan Pinrang – Jampue Sudah 20 Tahun Rusak

Bang Doel (deadline-news.com).Pinrang Sulsel-Kondisi ruas jalan Kota Pinrang – Jampue sepanjang 17 kilimeter sangat memprihatikan. Betapa tidak, setelah dikerjakan dengan aspal lapen 20 tahun lalu sampai saat ini belum pernah diperbaiki lagi.

Padahal jalan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat di dua kecamatan yakni Kecamatan Lanrisang dengan Jampue. Selain berlubang-lubang juga sempit, dan kiri kanan saluran air serta pertanian sawah.

“Jalan kami ini sudah 20 tahun tidak diperbaiki. Sudah 2 bupati yakni Andi Nawir dan Andi Aslam Patonangi masing-masing 10 tahun menjabat. Tapi jalan kami ini (ruas Pinrang – Jampue 17 km) tidak mendapat perhatian. Mungkin karena tidak ada anggota DPRD Pinrang yang berasal dari daerah Lanrisang dan Jampue,”tutur lelaki paruh baya yang mengaku bernama pk Latif menjawab deadline-news.com Selasa (2/5-2017) di Desa Samaulue Kec. Lanrisang.

Menurutnya ruas jalan Pinrang – Jampue itu sangat padat dilalui kendaraan baik sepeda motor maupun mobil. Celakanya lagi saat ini musim panen padi sawah, banyak truk 6 roda dan 8 roda melalui jalan tersebut mengangkut gabah basah. Sehingga dikhawatirkan dapat menimbulkan kecelakaan lalulintas dengan kondisi jalan sempit, berlubang-lubang dan gelap gulita sebagaian.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pinrang Irwan yang dikonfirmasi via handpone mengaku bahwa ruas jalan Pinrang – Jampue sudah dianggarkan tahun ini. Dan dalam waktu dekat akan dikerjakan.

“Insha Allah tahun ini dikerjakan dengan rabat beton, dan tidak benar itu kalau sudah 20 tahun tidak diperhatikan. Cuman memang karena keterbatasan dana saja itu, sehingga bertahap dikerjakan,”jelas Irwan.

Sebelumnya Wakil Bupati Pinrang HM Darwis Bastama menegaskan pihaknya telah mengundang seluruh dinas terkait untuk mempercepat tender tender proyek pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan dan pengairan. Sebab itu bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Selain itu Kata Darwis pembiayaan yang tidak penting segera dipangkas anggarannya dan ditunda pelaksanaannya seperti Bimtek. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *