Rosadi : Matra Termasuk Rawan Konflik

Bang Doel (deadline-news.com)-Pasangkayusulbar-Perwira penghubung Kabupaten Mamuju Utara (Matra) Provinsi Sulbar Moyor TNI Inf Rosadi mengatakan Kabupaten Matra termasuk daerah yang rawan konflik. Penegasan itu dikatakan Rosadi disela-sela pengukuhan para Guru dan Pejabat eselon Pemda Matra Rabu (23/8-2017) di Pasangkayu.

 

Menurutnya konflik itu jangan dimaknai benturan pisik, berhadap-hadapan dengan senjata. Tapi konflik itu bisa karena pemicunya misalnya tapal batas.

Dan untuk meredamnya harus ada ketegasan dari pemerintah daerah dalam hal ini Bupati, Polres, DPRD dan Kodim. Selain itu perlu melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda dan investor itu sendiri.

 

Kata Rosadi investor itu harus mengakomodir kepentingan masyarakat dimana mereka berusaha menanamkan investasinya. Begitupun sebaliknya masyarakat harus memberi ruang bagi investor. Tapi tentu saja masyarakat perlu dikasi kenyang.

“Kalau perut lapar, pasti emosi bergejolak, sehingga melahirkan konflik. Olehnya Investor harus memberi makan masyarakat setempat. Dalam artian peduli mereka, termasuk masa depan perkebunan masyarakat yang ada di daerah itu. Tegasnya hak-hak masyarakat harus di penuhi,”saran perwira menengah TNI itu.

 

Ia mengingatkan para investor perkebunan yang masuk ke Mamuju Utara lebih terbuka, menghargai hak-hak masyarakat setempat, dan duduk bersama, sehingga tidak ada saling klaim mengklaim.

 

“Keterbukaan dan saling pengertian itu perlu, jika kita mau aman, perhatikan masyarakat petani plasma itu, jangan biarkan mereka kesulitan, Investor harus punya pengertian,”tandasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *