Proyek Peningkatan Tata Air Menjawab Permasalahan Tambak Rakyat di Sojol

foto jembatan penghubung dari tambak ke tambak rakyat di Sojol Donggala, Sulawesi Tengah. foto Caly/deadline-news.com
0

 

Caly (deadline-news.Com)- Kerjasama Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam percepatan pembangunan diseluruh Indonesia sangat diharapkan, tidak terkecuali peran dan kerjasama Pemerintah Daerah Propinsi Sulawesi Tengah.

foto jalan dan saluran air di lokasi tambak di Sojol. foto Caly/deadline-news.com

 

Pemerintah Sulawesi Tengah melalui Balai Wilayah Sungai Sulawesi III yang membawahi Sulawesi Tengah dan Barat telah sukses melaksanakan kegiatan Proyek program pemerintah pusat pada tahun 2019.

Perencanaan pembangunan pekerjaan Tata Air Tambak di Kabupaten Donggala di 2 (dua) lokasi yakni di Kecamatan Banawa Selatan dan Kecamatan Sojol merupakan bukti nyata keberhasilan pemerintah daerah Sulawesi Tengah melalui BWSS III.

foto tambak rakyat di Sojol. foto Caly/deadline-news.com

 

Sebelum masuknya proyek tata air tambak ,luas lahan petani tambak yang tidak ditunjang dengan sarana pendukung dan infrastruktur pendukung dalam meningkatkan produktifitas hasil tambak menjadi kendala utama.

foto saluran air tambak di Sojol. foto Caly/deadline-news.com

 

Saluran yang selama ini digunakan para petani tambak di daerah itu tidak mampu menunjang keluar masuknya air saat air pasang atau surut. Demikian halnya dengan akses jalan menuju tambak atau ke kantong produksi masih sangat sulit.

Dengan masuknya proyek tata air tambak di kecamatan sojol , memberikan peluang bagi pemilik tambak di dua desa yang ada di Kecamatan sojol yakni Desa Balukang dan Desa Siwalempu untuk mengelolah tambak miliknya dengan cara profesional.

Proyek peningkatan Tata Air Tambak Rakyat yang ada di Kecamatan Sojol Kabupaten Donggal itu, telah menjawab permasalahan dan kendala yang selama ini masih dirasakan oleh petani tambak diwilayah tersebut.

Proyek peningkatan tata air tambak Sojol tahun 2019 ini, dilengkapi beberapa sarana penunjang seperti perluasan saluran aliran air (tersiar) menuju tambak-tambak milik masyarakat, pembuatan jembatan kayu yang menghubungkan tambak yang satu dengan tambak lainnya.

Dan yang lebih menggembirakan bagi masyarakat di dua desa tersebut yakni dengan di buatnya jalan menuju kantong produksi, sehingga memberikan kemudahan bagi semua masyarakat untuk menuju kantong produksi.

Masuknya proyek peningkatan tata air tambak itu, membawa angin segar bagi masyarakat pemilik tambak yang belum menggarap tambaknya secara maksimal, disebabkan terbatasnya anggaran pemerintah untuk membangun sarana penunjang, semua terjawab dengan masuknya proyek peningkatan tata air tambak di kecamatan sojol itu.

Dibangunnya infra struktur dan sarana pendukung dilokasi tata air tambak di Kecamatan Sojol, diharapkan dapat merubah paradigm dan kebiasaan para petani yang dulu masih menggarap lahannya menggunakan sistem kerja tradisional dan apa adanya, dengan kerja yang profesional.

Suatu ke syukuran bagi para petani pemilik dan penggarap, apa yang menjadi harapan mereka dengan adanya bantuan pusat terkabul. Karena kalau berharap anggaran Pemerintah Kabupaten untuk membangun sarana pendukung akan membutuhkan waktu yang cukup lama sebab keterbatasan anggaran.

Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) III Sulteng/Barat, sangat peka dengan kondisi tersebut. Terbukti, hampir setiap tahun anggaran selalu memprioritaskan program proyek peningkatan jaringan tata air tambak, bukan hanya yang ada di daerah Kecamatan Banawa selatan dan kecamatan Sojol, akan tetapi di seluruh wilayah Sulawesi Tengah pada umumnya.

Kebijakan strategis ini, sebagai langkah antisipatif yang tak lain tujuannya adalah membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus menjadikan warga sebagai petani tambak yang produktif dan profesional.

Kucuran bantuan dana pusat terealisasi melalui mata Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2019 lalu, tentunya hal ini dipercayakan langsung di kelola BWSS III Sultengbar.

Paket proyek peningkatan jaringan tata air tambak di Kecamatan Sojol, tahun anggaran 2019 menelan biaya senilai Rp. 8.242.164.000. Proyek ituu sudah selesai dan telah rampung secara keseluruhan, hal ini dikatakan Satuan Kerja (Satket) Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) BWSS III Sulteng, R Zulfikar.

“Kegiatan tata air tambak yang ada di Kecamatan Sojol dan Banawa Selatan sudah pada selesai per bulan Desember 2019 lalu dan tidak ada masalah, sebab pengawasan dari pihak kami sangat ketat dan sangat disiplin,”ungkapnya.

Hal senada juga dijelaskan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Irigasi dan Rawa II, Rangga saat ditemui Caly dari deadline-news.com Kamis (5/3-2020) di kantornya.

Ia menegaskan bahwa paket proyek peningkatan tata air tambak di Kecamatan Banawa Selatan dan Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala yang melekat di bidangnya sudah terealisasi.

Lebih jauh Rangga menjelaskan bahwa, keberadaan paket proyek peningkatan jaringan tata air tambak Sojol ini, manfaatnya dirasakan 2(dua)desa yakni, desa Balukang dan desa Siwalempu.

“Beberapa item pekerjaan seperti, pembangunan jembatan penyeberangan terbuat dari kayu, penggalian dan penataan pematang untuk akses jalan tata air tambak, dan jalan kantong produksi semuanya pada rampung tepat pada waktunya sesuai risalah dokumen kontrak yang disepakati antara pihak kami dengan kontraktor pemenang tender yakni, pada bulan Desember 2019 lalu. Jadi yang ada saat ini, tinggal masa pemeliharaannya saja selama 6 (enam) bulan kedepan,”Jelasnya.

Rangga berharap, warga masyarakat sekitar, pemilik atau kelompok tani tambak dapat menjaga dan memelihara fasilitas-fasilitas yang sudah dibangun, sehingga fungsi serta manfaatnya dapat dirasakan oleh warga.

Rangga juga menegaskan, kalau bantuan anggaran seperti ini, bukan kebijakan pihak kami, melainkan kebijakan sepenuhnya dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Pihak BWSS III Sulteng hanya menjalankan tugas sebagai perpanjangan tangan dari pusat, semoga semuanya bermanfaat.

“Bantuan ini, tentunya sangat diharapkan membantu perputaran perekonomian warga Sojol”, harapnya.

Seperti diketahui Direktorat Jendral Sumber Daya Air Satuan Kerja Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air Ws.

Palu-Lariang, Ws. Parigi-Poso, Ws. Kaluku-Karama Propinsi Sulawesi Tengah/Barat melaksanakan Proyek Peningkatan jaringan tata air tambak rakyat Kecamatan Sojol, dengan nomor Kontrak : HK 0201/IRWA.II-PJPA.ST. BWS13/119.

Proyek itu dikerjakan oleh PT. Datu Karsa Trimulti tanggal kontrak 29 Mei 2019 tahun lalu dengan Nilai kontrak Rp.8.242.164.000. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: