Penderita Covid19 Melonjak di Tolitoli

0

 

Andi Attas Abdullah (deadline-news.com)-Tolitolisulteng-Penderita covid19 mengalami lonjakan signifikan di Tolitoli Kamis (14/1-2021).

Berdasarkan data survailans RSUD Mokopido Tolitoli ada 7 orang pasien yang memiliki riwayat klinis setelah dilakukan pemeriksaan sample swab di lab kesehetan RSUD Mokopido ternyata positif Covid19.

Ke-7 orang ini, 6 diantaranya diisolasi di ruang RSUD Mokopido dan 1 orang diisolasi mandiri di rumahnya dengan pengawasan dari puskesmas.

Selain itu ada 8 orang yang juga terkonfirmasi positif covid19 hasil tracing dan sample swabnya yaang dikirim ke lab kesehatan dinkes prov sulteng di palu.

Sehingga hari ini ada ketambahan 15 orang pasien yang terkonfirmasi covid19 dan ke 15 orang ini semuanya dari kecamatan Baolan Tolitoli.

Jumlah pasien covid19 sampai hari ini sudah berjumlah 97 orang, dengan rincian 36 orang yang diisolasi di RSUD Mokopido.

Dan 61 orang isolasi mandiri dibawa pengawasan puskesmas se Kabupaten Tolitoli. Hal ini adalah penomena yang luar biasa.

Kata jubir covid19 Arham Jacub Jum’at (15/1-2021) di group whatsappnya.

Menurut Arham Jacob pihaknya baru menerima data terbaru dari ruang intermedite di RSUD Mokopido Tolitoli, kembali 1 oràng pasien covid19 yang meninggal dunia pada Kamis malam (14/1-2021), pukul 19.50 dan pasien ini diketahui terkonfirmasi positif covid19 sesuai hasil pemeriksaan sample swabnya baru -baru ini.

Pasien yang meninggal ini menurut Jubir covid19 adalah pasien laki-laki (63) tahuh dari kecamatan Baolan.

Kata Arham jenazahnya akan langsung dimakamkan malam itu juga oleh petugas pemakaman covid19 di bawa pengawalan petugas kepolisian dan Sat Pol PP.

“Pengawalan ini dilakukan oleh petugas karena beberapa hari lalu sempat terjadi insiden warga yang menolak pemakaman pasien covid19 itu dipemakaman umum. sehingga terpaksa dimakamkan di pemakaman khusus untuk pasien covid19 yang meninggal dunia. Dengan bertambahnya 1 orang meninggal dunia malam ini, sudah ada 8 orang pasien covid19 di Tolitoli meninggal dunia,”jelas Arham Yacub. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: