Meriahnya Hut Pasangkayu ke 14

foto Bupati Pasangkayu Ir.H.Agus Ambo Djiwa, MP bersama Nyonya dan Wakil Bupati Drs .HM Saal bersama Nyonya di acara Hut Pasangkayu ke 14 Juma'at malam (14/4-2017). foto Bang Doel/deadline-news.com
0

Bang Doel (deadline-news.com)-Pasangkayu Sulbar-Walau bertepatan tanggal merah (libur-red), namun tidak menyurutkan pemerintah daerah Kabupaten Pasangkayu yang dulu disebut Kabupaten Mamuju Utara (Matra), memperingati hari ulang tahunnya ke 14.

Begitupun masyarakatnya sangat antusias memeriahkan Hut Kabupaten diujung utara Provinsi Sulawesi Barat itu. Hal ini ditandai dengan kemeriahan stand-stand pameran dan disesakinya lokasi peringatan Hut

stand pameran di hut ke 14 Pasangkayu (14/4-2017)
masyarakat antusias kunjungi stand pamaran. foto Bang Doel/deadline-news.com
stand pameran hut Pasangkayu ke 14. foto Bang Doel/deadline-news.com
Foto dua wakil ketua DPRD Pasangkayu H.Yaumil Ambo Djiwa, SH dan Musawir Az Isham. foto Bang Doel/deadline-news.com
foto para pejabat yang hadir di cara Hut Pasangkayu ke 14. foto Bang Doel/deadline-news.com
stand pameran Forum Wartawan Mamuju Utara/ foto Bang Doel/deadline-news.com
staf khusus Bupati Pasangkayu Anas C Saputra, SH, MH di stand pameran tim pemenangan Handal Jilid 2. foto Bang Doel/deadline-news.com
kepala Bappeda Ir.Firman, MP bebincang dengan stafnya dan tampak pula staf khusus Bupati Pasangkayu Muliyadi. foto Bang Doel/deadline-news.com

Pasangkayu ke 14 dengan penjual pakaian, barang campuran, elektronik dan berbagai jajan khas Sulbar dari berbagai etnis.
Peringatan Hut Pasangkayu ke 14 itu berlangsung pada hari Jum’at (14/4-2017), di lokasi khusus, tepatnya disebelah ruas jalan Nasional trans Sulawesi di depan kantor Bupati dan pelataran Masjid Raya Almadhania Pasangkayu.

Ratusan pejabat, masyarakat biasa hadir dalam peringatan hari jadi ke 14 Kabupaten Pasangkayu itu. Mereka disuguhi berbagai jenis huburan, mulai dari lagu-lagu Mandar, Bugis, Makassar, Kaili, dan tarian berbagai etnis yang mendiami wilayah Pasangkayu itu.

Pasangkayu disebut Bupati Ir.H.Agus Ambo Djiwa, MP sebagai miniature Indonesia. Sebab di daerah penghasil Kepala Sawit dan tambak undang vaname dan bandeng itu didiami oleh bebagai suku dan etnis yang ada di negeri ini. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: