Media atau wartawan Penting Bagi Kajati Sulteng

 

Rabu pagi (11/3-2020), sekitar pukul 10:30 wita, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Tengah Gerry Yasid, SH, MH bercengkrama santai dengan sejumlah pewarta (Wartawan) dari berbagai media baik online, elektronik maupun cetak di Press Room Kejati Sulteng di Palu.

foto Kajati dan Wakajati Sulteng Gerry Yasid, SH, MH dan Sapta Subrata, SH bersama para pewarta. foto Firman/deadline-news.com

Lelaki kelahiran Tanjung Pinang Kepulauan Riau itu mengaku media atau wartawan sangat penting dalam kepemimpinannya di Kejati Sulteng. Alasannya Media dapat mengangkat nama baik orang atau lembanga. Tapi media juga dapat merusak atau menghancurkan nama baik orang atau lembaga.

“Olehnya Media atau Wartawan adalan mitra strategis bagi transparansi penegakan hukum di Republik ini, terkhusus Kejati Sulteng,”kata mantan Pejabata Kejati Sulsel selama 7 tahun itu.

Pria yang senang dengan musik dan memancing ikan di laut ini, semasa menjadi Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) sampai Wakajati Sulsel memang senang bergaul dengan siapa saja.

Bahkan sering mengundang para pewarta ke rumah dinasnya di Makassar Sulsel, sambil ngopi, ngobrol dan menikmati nasi bungku masakan padang kesukaannya.

Sejak di lantik Desember 2019 lalu, dan memulai aktif sejak Januari 2020 di Kejati Sulteng, pria low profile ini, sudah mengunjungi semua Kejari-Kejari se Sulteng. Sehingga melihat dari dekat bagaimana kondisi masyarakat Pulau dan Nelayan yang tidak memiliki hunian yang layak.

Bahkan tidak memiliki sebidang tanah yang diakui oleh Negara. Olehnya sebagai langkah strategis, kata Pengawas Kejaksaan Se Sulawesi ini, memprogramkan sertifikat tanah gratis yang legal dan berdasarkan hukum yang diakui oleh Negara, termasuk hunian layak bagi nelayan dan masyarakat Pulau (suku Bajau/Bajo) yang menggantungkan hidupnya di Laut.

Menurut Gerry, program seritifat gratis bagi suku Bajo dan masyarakat Nelayan ini, bekerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional dan Dinas Kelautan dan Perikanan serta kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Berkaitan dengan komitme penegakan hukum, pemberantasan dan pencegahan korupsi secara transparan, Gerry Yasid, SH, MH membuka ruang bagi wartawan dengan disiapkannya Press Room serta perlengkapannya.

Dalam kongkow-kongkow dengan para Jurnalis, Kajati Gerry Yasid didampingi Wakajati Sapta Subrata, SH, Aspidsus Edward Malau,SH, MH, Asintel Rachmat Supriadi, SH, MH dan Kasi Penkum dan Humas Inti Asty, SH, MH.

Sekitar 3 jam diskusi terbuka antara Kajati dan para jurnalis di Palu, yakni mulai pukul 10:30 hingga berakhir pukul 12:30 wita sambil makan nasi bungkus masakan Pandang kesukaannya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top