JKM-OXFAM Kunjungi Walikota Palu

foto Walikota Palu Drs.Hidayat, M.Si saat menerima aktivis Mitra Peduli Kemanusiaan. foto Humas/deadline-news.com
0

 

Antasena (deadline-news.com)-Palusulteng-Wali kota Palu, Drs. Hidayat, M.Si menerima kunjungan Jejaring Mitra Kemanusiaan (JMK) – OXFAM bersama rombongan di ruang kerjanya pada Jum’at (10/7-2020).

Kunjungan tersebut dalam rangka silaturrahim sekaligus menyampaikan keberadaan Forum Kelompok Rentan Desa/kelurahan di kota Palu yang difasilitasi oleh JMK – OXFAM sebagai respon bencana Sulteng 28 September 2018 silam.

Dalam pertemuan hangat ini, Wali kota Hidayat menginginkan agar tidak berhenti sampai disini saja, namun JMK – OXFAM sebagai NGO betul-betul membantu Pemerintah dalam mengawal keberadaan forum kelompok rentan tersebut.

Wali kota mengatakan bahwa pihaknya saat ini terus berupaya mewujudkan misi ketiga Pemerintah kota Palu yakni ‘Kelurahan Inovasi Unggul dan Mandiri berbasis Iptek bagi kemandirian ekonomi kerakyatan.

Ia menyarankan agar kelompok rentan tersebut membentuk kelompok usaha beranggotakan maksimal lima orang dengan jenis usaha apapun untuk dianggarkan tahun 2021.

“Orientasi kita saat ini ke ekonomi micro. Bukan hanya alat kita akan kasih tapi bahan bakunya juga kita kasih,” ujarnya.

Menurutnya, Pemerintah kota Palu sudah melakukan perjanjian tiga hal dengan pihak Alfamidi yaitu pertama, setiap Alfamidi dibangun di Palu, harus ada dua kontainer yang diberikan.

“Sudah lebih 30 kontainer lalu diberikan yang kita letakkan di Silae. Namun semua dihantam Tsunami saat itu. Padahal kita akan peruntukkan untuk para pelaku UMKM,” ungkapnya.

Perjanjian kedua, yaitu semua produk lokal kota Palu yang sesuai dengan standar Alfamidi agar dipasarkan ke seluruh gerai Alfamidi di Indonesia, dan ketiga adalah renovasi Taman Nasional depan Gedung Juang yang nantinya juga akan dimanfaatkan untuk pengembangan ekonomi masyarakat.

“Kalau Taman Nasional sudah rampung, kita akan pindahkan ina-ina yang dipinggir jalan itu ke Taman Nasional. Di situ juga akan ada panggung untuk para pegiat seni melakukan kegiatan,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Wali kota Hidayat berharap agar JMK – OXFAM betul-betul mengawal kelompok rentan yang akan membentuk kelompok usaha tersebut sampai mereka mandiri.

“Besar harapan saya, jangan tinggaljan mereka ini. Kita akan lakukan evaluasi perkembangan kelompok usaha. Apabila sudah jalan usahanya, tolong dievaluasi apa kendalanya sampai mereka mandiri,” harap Wali kota.

Ia juga berkomitmen bahwa Pemerintah kota Palu akan selalu hadir, apabila dibutuhkan sentuhan-sentuhan guna perkembangan kelompok usaha yang telah dibentuk. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: