Irma Alkaf Mengaku Hanya Dimintai Keterangan

foto jembatan kunung (IV-Ponulele) Palu setelah dihantam gempa bumi dan tsunami. foto dok detik.com/deadline-news.com
0

foto jembatan IV (Jembatan Ponulele) Palu sebelum gempa bumi, dan tsunami. foto dok finroll.com/deadline-news.com
foto mantan Walikota Palu Rusdy Mastura bersama mantan ketua DPRD Kota Palu M.Ikbal Andi Magga, SH, MH di Kejaksaan Agung sesaat sebelum di Periksa. foto dok FB Ikbal Andi Magga/deadline-news.com

Bang Doel (deadline-news.com)-Palusulteng-Pembayaran biaya tambahan Palu IV kurang lebih Rp, 14 miliyar sekitar bulan Februari 2019 lalu, mulai bergulir ke ranah hukum.

Sejumlah pihak yang diduga terkait telah menjalani pemeriksaan. Diantaranya Kepala Dinas Keuangan dan Assed daerah (Kasda) Dra.Irma Alkaf, M.Si. Irma diperiksa oleh penyidik Kejaksaan Agung di Jakarta 24 Juli 2019 lalu, bersama mantan Walikota Palu Rusdy Mastura, mantan ketua DPRD Kota Palu M.Ikbal Andi Magga, SH, MH dan Kadia Pekerjaan Umum (PU) Kota Palu Ir.H.Iskandar Arsyad, M.Si

“Waas saya hanya dimintai keterangan. Apa benar sudah membayar jembatan.Sudah kami sampaikan prosedur pembayarannya sampai kepada pemindahan dari rekening kas daerah ke rek PT .Global secara utuh (d lampirkan rekening koran dari bank sesuai dari permintaan SPP dan SPM dari dinas PU..setelah lengkap dan memenuhi syarat diterbitkan SP2Dnya. Dan selebihnya bukan ranah kami, karena kami tidak mengetahuinya,”tulis Irma menjawab deadline-news.com via whatsap Selasa (6/8-2019).

Sementara itu Dirut PT.Global Daya Manunggal (GDM) menanggapi pemberitaan deadline-news.com menuliskan, “Oke mantap bgs siapa tuhh yg mmbuat merugikan negara gara2 pimpinan yg terdahulu yaaaa.”***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: