Ini komentar Netizen Atas Dugaan Jual Beli Jabatan di Pemprov

Foto ilustrasi kursi tangkapan layar di google lintastv.com/deadline-news.com
0

 

Bang Doel (deadline-news.com)-Palusulteng-Dugaan jual beli jabatan di Pemprov Sulawesi Tengah (Sulteng) mendapat tanggapan dan beragam komentar dari netizen di media sosial (Medsos) face book sejak Sabtu hingga Minggu (7-8/5-2022).

Diantaranya akun face book Ahwan Ahmad menulis dikolom komentarnya “mestix azas kepercayaan seorang managerial, staf khianat , birokrasi kontrolx jelas ada intansi di bidangx masing masing, namun kejadian mestix wagub dan plt sekpov harus bertanggungjawab atas kejadian itu, bisa jadi tokoh populis Rusdy Mastura di gembosi dari dalam , ketika beliau menjalani kesehatan di jakarta.”

Kemudian akun face book Tri Putra Toana menuliskan komentarnya “Mafia birokrasi obrak-abrik pemerintahan gubernur Rusdi Mastura. Sebenarnya tidak bisa terjadi kalau komdan punya managemen kontrol. Baru memasuki 1 thn pemerintah ini sudah begini jadinya.”

Lalu mendapat tanggapan dari akun Bang Awie “Tri Putra Toana betul sangat memperihatinkan, sokoguru pemerintahan prov Sulteng terobrak abrik, bgmn bisa Pemerintahan berjalan dgn baik jika birokrasi nya amburadul, orang menduduki m jabatan bukan krn keahliannya tetapi berkat faktor yg sangat memalukan, jangan sampai kasus ini dibiarkan, efeknya bisa punya bias atas kebijakan pemerintah daerah, jika oknum yg indikasi pelakunya tdk ditindak maka bisa2 unsur pimpinan dianggap mengetahui dan merestuinya , jika ini terjadi sangat bahaya atas kelangsungan pemda.RINDU MAU MENDENGARKAN SUARA DARI RUMAH RAKYAT KHUSUSNYA DARI KOMISI I.”

Akun Anwar Saing juga ikun memberikan komentar dengan menuliskan di status face booknya “Siapa yang jual jabatan dan siapa yang beli..harus terang benderang beritax….bisa saja jual beli ini baru terjadi sekarang atau jual beli ini sdh lama berlangsung dari dinasti ke dinasti …semoga bisa terungkap semua perbuatan perbuatan zalim.”

Sementara akun Agus Salim Walahi menulis dikolom komentarnya menuliskan “Kalau hanya berharap team investigasi internal sama halnya cuman sekedar pencitraan. Selain itu nepotisme dalam bagi bagi jabatan perlu juga di telisik.”

Selain itu ada komentar dari akun Ishak Adam menuliskan “Langkah gubernur sdh tepat bentuk tim i vestigasi, lalu analisa jika terbukti tindak sesuai aturan…”

Lalu mendapat tanggapan dari akun Fransiscus Manurung “Ishak Adam talalu lamaa.. 😁😄.”

Kemudian ditanggapi kembali oleh akun Ishak Adam “Fransiscus Manurung memang cari bukti lama,,,mknya media jika punya bukti serahkan ke Tim…”.

Lalu akun Bang Awie menambahkan komentarnya Fransiscus Manurung betul perintahkan langsung ITWILPROF adakan RIKSUS.

SY JUSTRU RINDUKAN SUARA DARI RUMAH RAKYAT KHUSUSNYA KOMISI I.”

Kemudian akun Mohammad Hisyam menuliskan dikolom komentarnya “Jangan ramai di medsos. Laporkan para pelaku.” ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: