Hasil Rakor Salat IED Ditiadakan di Masjid dan Lapangan

foto Forkompinda usaia Rakor di Mapolres Palu. foto Humas/deadline-news.com
0

 

Antasena (deadline-news.com)-Palusulteng-Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 syawal 1441 H/2020 M secara berjamaah di tengah pandemi Covid-19 untuk wilayah kota Palu tidak diperkenankan baik di lapangan terbuka maupun di masjid-masjid.

Dan untuk sholat idul fitri secara berjamaah hanya dapat dilaksanakan di rumah-rumah masing-masiang saja dan tetap mengikuti protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid 19.

Keputusan bersama tersebut diambil dalam rapat koordinasi dalam rangka pelaksanaan sholat idul fitri 1 syawal 1441 H/2020 M di wilayah kota palu. Rakor dilaksanakan di ruang kerja kapolres Palu AKBP Moch Sholeh pada Rabu (20/5-2020).

Hadir dalam rakor tersebut pemerintah Kota Palu diwakili sekrtaris kota (Sekkot) Palu H Asri , SH.

Hadir pula Wakil Ketua MUI kota Palu, Sagir M.Amin, Kadis Kesehatan kota Palu dr Husaema, Kalak BPBD Ir. Singgih Budi Prasetyo, Pasi Ops Kodim 1306 Dongala, perwakilan Ansor kota Palu, perwakilan Muhamadiyah, Kasi Ninmas, Kemenag kota Palu Muh Isnaeni, Juni Hasan Sekretaris Masjid Raya Lolu Palu, Kabag Kesra Kota Palu, Awaludin, Kabag Ops Polres Palu AKP Awaludin Rahman , SH.MH , Kasat Intel AKP Syahrul Alamsyah, SH.MAP.

Sekkot Palu, H Asri SH sependapat bahwa kesepakatan bersama yang hadir dalam rapat ini adalah ditiadakannya sholat idul fitri secara berjamaah di lapangan terbuka dan masjid di wilayah kota Palu.

“Tentunya ini untuk kebaikan bersama agar aman dan terhindar dari penularan covid 19, sehingga sholat idul fitri di rumah saja lebih aman,”jelas Asri.

Hal senada juga disampaikan Kasi Binmas Kemenag Kota Palu, Muh Isnaeni bahwa mengingat penyebaran trend covid 19 masih terus terjadi di wilayah Indonesia termasuk Sulteng dan dan kota Palu, akibat warga yang tidak patuh kepada protokol kesehatan, maka sholat Idul Fitri lebih aman di rumah saja dan tentunya ini peran kita bersama mulai dari pihak TNI dan Polri dan semua pihak terkait untuk sama – sama menekan dan memutus mata rantai penyebaran covid 19 di wilayah kota Palu ini.

Hal yang sama juga disampaikan Kabag Kesra Kota Palu, Awaluddin bahwa pada dasarnya pihaknya sangat mendukung apapun keputusan bersama yang diambil dalam forum rapat ini dan hal ini juga berlaku bagi agama lainnya seperti dari Kristen, Kristen Protestan, Katolik, Hindu dan Budha untuk juga tidak melaksanakan kegiatan rohani di rumah –rumah Ibadah mereka, namun juga di rumah saja sebagaimana sholat dari masjid dialihkan sementara di rumah saja.

Kalak BPBD kota Palu Singgih B Prasetyo menambahkan bahwa dalam hal ini perlunya kerjasama yang baik dari semua pihak. Sedangkan dari wakil ketua MUI kota Palu Sagir M Amin menyebutkan bahwa sholat berjamaah idil fitri dengan keluarga di rumah lebih bagus ditengah pandemi covid 19 dan menyatakan setuju pelaksanaan sholat idul fitri di lapangan terbuka maupun di masjid ditiadakan demi mencegah dan memutus mata rantai penyebaran covid 19 di wilayah kota Palu.

“Dalam hal ini kita patuh kepada anjuran pemerintah dan negara jaga kota palu dan harus displin. Ini adalah cara yang sangat bijaksana sebab harapan kita berdama pandemi covid 19 ini segera berakhir di kota palu dan disemua wilayah sulteng bahkan indonesia dan dunia,”katanya.

Kapolres Palu, AKBP H Moch Sholeh SIK SH MH menyampaikan bahwa pihaknya bersama dengan TNI ikut mendukung keputusab apapun yang telah diambil secara bersama – sama dalam forum ini dan bersama – sama memantau situasi di lapangan dan mengimbau masyarakat untuk taat kepada aturan yang sudah diputuskan pemerintah dengan patuh kepada protokol kesehatan pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran covid 19.

“Harapannya agar wabah covid 19 segera berakhir dan semua geliat kehidupan perputaran roda ekonomi, pembangunan sendi – sendi kehidupan interaksi sosial berjalan normal seperti sediakala,”ujarnya. ***

 

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: