Hari Ini Banggar Pembayaran Jembatan IV Diperiksa Kejagung

foto mantan Walikota Palu Rusdy Mastura bersama mantan ketua DPRD Kota Palu M.Ikbal Andi Magga, SH, MH di Kejaksaan Agung sesaat sebelum di Periksa. foto dok FB Ikbal Andi Magga/deadline-news.com
0

“Mantan Walikota Cudy, Mantan Ketua DPRD Ikbal Andi Magga, dan Kadis PU Iskandar Arsyad dan Kadis Keuangan dan Asset Daerah Irma Alkaf Sudah DIperiksa di Kejagung”

foto jembatan IV (Jembatan Ponulele) Palu sebelum gempa bumi, dan tsunami. foto dok finroll.com/deadline-news.com
foto jembatan kuning Palu IV yang sudah rubuh diterjang gempa dan tsunami 28 September 2018. foto dok google/deadline-news.com

Bang Doel (deadline-news.com)-Palusulteng-Pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) RI ternyata menyikapi secara serius pembayaran biaya tambahan proyek jembatan Palu IV, pasca rubuh.

Padahal proyek jembatan Palu IV itu telah dibayarkan sesuai kontrak sebesar Rp, 57 miliyar, dijaman pemerintahan walikota Palu Rusdy Mastura. Namun belakangan pihak manajemen PT.Global Daya Manunggal (DGM) dengan Dirut Herman mengajukan pembayaran tambahan. Tapi ditolak oleh pemerintah Kota Palu dijaman pemerintahan Rusdy Mastura.

Akibatnya pihak PT.GDM memperkarakan Pemkot Palu ke Pengadilan Negeri dan BANI. Di Pengadilan Negeri Palu GDM sempat kalah, namun ketika ditangani BANI, Pemkot disarankan untuk membayar biata tambahan kurang lebih Rp, 14 miliyar.

Karena lagi-lagi Pemkot menolak, maka PT.GDM menempu jalur hukum ke tingkat Mahkama Agung (MA), dan keputusan MA merujuk ke keputusan BANI. Padahal keputusan BANI itu bukan keputusan final, karena hanya kesepakatan. Artinya bisa dibayarkan dan juga bisa tidak dibayarkan. Apalagi kondisi jembatan Palu IV sudah rubuh diterjang Genit (Gempa Bumi, Likuifaksi dan Tsunami) 28 September 2018.

Sedangkan pembayarannya sekitar bulan februari 2019, dimana kondisi keuangan kota Palu pasca genit sangat membutuhkan pembiayaan untuk penanganan korban bencana alam. Tapi pemerintah kota Palu memutuskan untuk melakukan pembayaran tambahan proyek jembatan Palu IV yang sudah rubuh itu dengan merujuk pada keputusan MA dan atas saran-saran Kejari, Ketua Pengadilan Negeri Palu, dalam forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinda).

Menyikapi hal itu, Hari ini Selasa (6/8-2019), seluruh Badan Anggaran (Banggar) DPRD kota Palu akan menjalani pemeriksaan oleh penyidik dari Kejaksaan Agung di kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah.

Tapi sebelumnya sekitar tanggal 24 Juli 2019, mantan Walikota Palu Rusdy Mastura, mantan Ketua DPRD Kota M.Ikbal Andi Magga, Kadis PU Ir.H.Iskandar Arsyad dan Kadis Keuangan dan asset daerah Dra.Irma Alkaf, M.Si sudah terlebih dahulu menjalani pemeriksaan di Kejagung.

M.Ikbal Andi Magga, yang dikonfirmasi mengakui jika dirinya telah diperiksa bersama mantan Walikota Palu Rusdy Mastura, Kadis PU Iskandar Arsyad dan Kadis Keuangan dan Asset Daerah Irma Alkaf.

“Iya kami telah diperiksa di Kejagung beberapa waktu lalu di Kejaksaan Angung terkait pembayaran jembatan Palu IV,” kata Ikbal menjawab deadline-news.com Senin (5/8-2019) via handpone.

Sementara itu Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kota Palu Ir.H.Iskandar Arsyad juga membenarkan jika dirinya telah diperiksa di Kejagung beberapa waktu lalu.

“Wass, ya sudah,”tulis Kadis PU Kota Palu Iskandar Arsyad menjawab deadline-news.com via whatsapp Senin malam (5/8-2019).

Kemudian salah seorang anggota Banggar DPRD Kota Palu H.Alimuddin Bau yang dikonfirmasi belum tahu persis apakah diperiksa Selasa hari ini (6/8-2019).

“Saya belum tahu persisnya, tapi informasi yang kami dengar begitu, setelah teman-teman yang lain sudah diperiksa lebih dulu di Kejagung,kata politisi PKB itu.

Kadis Kasda kota Palu Dra.Irma Alkaf, M.Si yang dikonfirmasi via whatsapp sampai berita ini naik tayang belum memberikan konfirmasi.***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: