Forrest Galante Telah Terima Izin Dari KLHK Selamatkan Buaya Terlilit Ban

Sugiarto (deadline-news.com)-Palusulteng-Pakar biologi satwa liar asal Amerika Serikat, Forrest Galante bersama Televisi asal negara Amerika yaitu Discovery Chanel telah mengantongi Izin dari Kementrian Lingkungan Hidup, untuk melakukan penyelamatan terhadap buaya muara sungai Palu, yang terlilit ban sepeda motor pada lehernya.

Sebelumnya, telah datang seorang pakar satwa liar asal Australia, yang juga merupakan Presenter salah satu program di siaran Televisi National Geografi (Natgeo), Matt Wraight yang mana dirinya selama satu minggu berjibaku untuk menyelamatkan buaya yang di maksud, namun tak membuahkan hasil, Matt juga mendapat izin dari Kementrian KLHK sebelum melakukan penyelamatan, terhadap satwa yang di lindungi itu.

Discovery Chanel, diketahui telah menerima izin dari Kementrian KLHK, setelah adanya surat keputusan dari yang di terima Kepala Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah, yang bersumber dari Kementrian LHK.

Kepala Satgas Penanganan Buaya BKSDA Sulteng, Haruna Mengakui, bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan Kementrian LHK dan telah menerima surat pemberitahuan atas izin Discovery Chanel untuk membantu pembebasan buaya muara yang saat ini sedang viral tersebut.

Haruna juga mengungkapkan, bahwa surat itu akan pihaknya balas dengan pemberitahuan bahwa saat ini, pemburuan dan penyelamatan buaya muara berkalung ban tersebut, sedang dalam tahap recovery, yang mana hal tersebut untuk memberika masa waktu predator tersebut untuk menenangkan diri, agar tidak terjadi perubahan perilaku.

“Recovery itu, saya perkirakan akan cukup lama dari recovery sebelumnya yang penah di lakukan,” ujar Haruna.

BKSDA Sulteng sewaktu Matt yang saat itu sedang menyelamatkan predator tersebut, juga pernah melakukan Recovery, namun hanya sekitar 2 sampai 3 hari, berbeda dengan kali ini Recovery yang di lakukan kurang lebih sekitar 2 sampai 3 minggu,” kata Haruna saat ditemui di Kantornya Rabu (19/2-2020/) Sore.

“Recovery panjang ini di lakukan, selain menjaga perubahan perilaku Satwa itu, tetapi juga di karenakan izin tinggal Matt Wright juga telah usai dalam misi tersebut,” tegas Haruna.

Haruna lebih lanjut menjelaskan, bahwa Discovery Chanel tentunya juga harus mengerti dengan adanya Recovery tersebu, walaupun telah menerima izin dari Kementrian, namun hal itu perlu juga untuk di lakukan, serta membutuhkan waktu juga bagi Televisi Internasional tersebut, untuk berkordinasi dan mempersiapkan segala sesuatu sebelum terjun untuk melaksanakan misi penyelamatan terhadap buaya muara yang viral itu.

“Hal itu, tentu membutuhkan waktu, kalau dari Jakarta, informasinya akan kerja dalam 2-3 minggu ke depan,” jelas Haruna.

Tidak hanya itu, Discovery Chanel juga datang dan ikut dalam misi penyelamatan Buaya berkalung ban itu, memili maksud tersendiri, yang mana menurut informasi bahwa, mereka akan membuat sebuah program khusus, yang untuk di tayangkan nantinya di Televisi tersebut.

Terkait hal tersebut, Haruna juga menjelaskan, bahwa hal itu bukanlah kewenangan kami namun kami menerima apabila Discovery Chanel telah mempersentasikan itu di Jakarta dengan Kementrian, dan pihak kementerian menyetujui, maka dari itu pihak BKSDA tidak akan mempermasalahkan.

“Yang penting buaya buaya dapat ditangkap dan dibebaskan dari jeratan ban yang sudah sekit 5 tahun terlilit di lehernya,” terang Haruna.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top