Dua Hari Tim Tipikor di Buol 7 Orang Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Agribisni Peternakan

Foto rumput gajah untuk pakan ternak di mini ranch one man one cow. Foto dok dr.Rudi/deadline-news.com
0

 

 

Ini foto sebagian sapi yang dibagikan ke masyarakat dipelihara di bawah kebun sawit (sistem integrasi sapi dan kelapa sawit – SISKA). Foto dok dr.Rudy/deadline-news.com

 

Bang Doel (deadline-news.com)-Palu-Selama dua hari Selasa – Rabu (15-16/11-2022) tim penyidik tindak pidana korupsi (Tipikor) Polda di Buol, 7 orang telah diperiksa terkait dugaan tindak pidana korupsi proyek agribisnis peternakan.

Dari 7 orang yang dimintai keterangan dalam pengembangan penyelidikan dugaan korupsi proyek agribisnis peternakan senilai Rp,37,4 miliyar di Dinas Pertanian dan ketahanan pangan (DPKP), Buol Sulteng itu, dua diantaranya adalah kontraktor.

Pantauan deadline-news.com Rabu Adalah Jemmy Todar dan Hengki Katili rekanan proyek agribisnis peternakan yang terlihat di Mapolres Buol.

Keduanya adalah rekanan proyek agribisnis peternakan di DPKP Buol. Hengki menangani pembangunan mini ranch, pematangan lahan, penanaman pakan ternak dan pembangunan air bersih di dalam mini ranch.

Sedangkan Jemmy Todar menangani proyek pengadaan sapi. Mini ranch dan pengadaan sapi merupakan bagian dari proyek agribisnis peternakan di DPKP Buol itu.

Sebelumnya telah diberitakan proyek agribisnis peternakan di DPKP Buol senilai Rp,37,4 miliyar diduga berbau korupsi. Tipikor Poldapun menyelidikinya.

Sekitar 20an orang telah diperiksa terkait dugaan korupsi proyek agribisnis itu. Diantaranya Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Sumiati dan PPTK Syarif Badalu.

Proyek agribisnis peternakan itu terdapat didalamnya pengadaan sapi, penanaman rumput gajah, Lantoro untuk pakan ternak, mini rach dan beberapa fasilitas lainnya.

Sehingga menelan anggaran Rp, 37,4 miliyar yang bersumber dari APBD 2018,2019 dan 2020.

Sebelumnya Hengki yang dikonfirmasi membenarkan ikut mengerjakan proyek agribisnis peternakan di DPKP Buol, salah satunya mini ranch dan fasilitas lainnya.

“Saya hanya mengerjakan Landclearing, penanaman rumput gajah (pakan) ternak, mini ranch dan pembuatan jaringan air bersih,”jelas Hengki.

Hengki juga mengakui sudah diperiksa di Mapolres Buol bersama Jemmy Todar oleh tim penyidik Tipikor Polda Sulteng.

Subdit III Tipokor melalui bidang Humas Polda Sulteng Kompol Sugeng Lestari Selasa (15/11-2022), di kantornya membenarkan adanya tim penyidik Polda Sulteng sedang melakukan pengembangan penyelidikan dugaan korupsi proyek agribisnis peternakan di DPKP Buol itu.

“Tim penyidik sedang melakukan pengembangan penyelidikan dugaan korupsi proyek agribisnis peternakan di Buol,”ujarnya.

Sebelumnya Jemmy Todar yang hendak dikonfirmasi deadline-news.com di kediamannya tidak mau memberikan keterangan, tapi malah mengancam akan melaporkan wartawan deadline-news.com ke ranah hukum.

Selain itu Sulaeman Latantu dari media petirnews malah “diusir” saat hendak melakukan konfirmasi ke Jemmy Todar. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: