Direksi PT.GDM Herman : Ga Usah Dipercaya Hoax Itu Pak

foto Rusdy Mastura, Ikbal Andi Magga dan Herman. foto dok deadline-news.com
0

Bang Doel (deadline-news.com)-Palusulteng-Terkait pembayaran jembatan Palu IV, oleh Pemerintah Kota Palu kurang lebih Rp, 14 miliyar setelah melalui proses hukum di Pengadilan Negeri Palu, Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) dan Mahkama Agung, menjadi polemik.

Pasalnya pemerintahan sebelumnya dibawa Rusdy Mastura pernah mengaku ditawarkan “Sogokan” Rp, 4 miliyar dari Direksi PT.Global Daya manunggal Herman, agar pemerintah Kota Palu mau menganggarkan biaya tambahan proyek jembatan Palu IV kurang lebih Rp, 14 miliyar. Namun Walikota Rusdy Mastura waktu itu tidak mau meladeni Direksi PT.GDM Herman.

Menyikapi pernyataan mantan Walikota Palu Rusdy Mastura itu, Herman yang dikonfirmasi via whatsappnya menilai pernyataan mantan walikota Palu Rusdy Mastura sebagai hoax. Ia menuliskan tidak usah dipercaya hoax itu pak. Yang benar adalah hasil pemeriksaan dari BANI itu yang benar dan hasil sidang BANInya pak.

“Ga usah dipercaya hoax itu pak . Yg bnr adalah hsl pemeriksaan dari BANI itu yg benar n hasil sidang BANI nya pak. Tk,”tulis Herman via chat whatsappnya menjawab deadline-news.com Selasa sore (6/8-2019).

Sementara itu mantan walikota Palu Rusdy Mastura mengaku benar pernah ditawarkan oleh Herman uang sejumlah Rp, 4 miliyar agar dirinya mau mengajukan anggaran pembayaran tambahan proyek jembatan Palu IV itu.

“Benar diarnawarkan kesaya empat milyar kasih berhadapan saya dengan Herman supaya jelas.

Kasih berhadapan saya dengan dia agar jelas dia bohong apa saya,”tulis Cudy sapaan akrab Rusdy Mastura.

Pembayaran biaya tambahan proyek jembatan Palu IV itu dinilai banyak kalangan bermasalah. Bahkan salah seorang anggota DPRD Kota Palu H.Alimuddin Bau menduga bernuansa kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN).

Pasalnya diduga ada aliran dana ke pihak lain yang disinyalir dari pihak Direksi PT.Global Daya Manunggal (GDM) atas pembayaran sisa biaya pekerjaan setelah dibayarkan secara total sesuai kontrak Rp,57 miliyar. Jadi kalau ditambahkan Rp, 14 miliyar, maka Direksi PT.GDM mengantongi biaya pembayaran mencapai kurang lebih Rp,71 miliyar. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: