Dikasi Izin 3 Hari, Sekda Firman Dua Minggu Tidak Ngantor

Foto Bupati Pasangkayu H.Yaumil Ambo Djiwa,SH. Foto Bang Doel/deadline-news.com
0

 

Bang Doel (deadline-news.com)-Rupanya Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasangkayu Dr.H.Firman, SP,MP hanya diberikan izin melaksanakan tugas 3 hari di Makassar pekan lalu (17/4-2022), oleh Bupati Yaumil Ambo Djiwa, namun sampai dua minggu ini belum kembali melaksanakan tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi).

“Sehingga banyak kegiatan terbengkalai. Apalagi dia ketua tim TPAD. Mestinya sudah kembali bekerja setelah menjalankan tugas luar beberapa hari,”kata Bupati Yaumil Ambo Djiwa menjawab konfirmasi deadline-news.com di ruang kerjanya Senin (25/4-2022) di Pasangkayu.

Pantauan deadline-news.com Senin (25/4-2022), di Kantor Bupati Pasangkayu Sekda Firman tidak berada ditempat. Katanya masih pulang kampung setelah mengikuti kegiatan dinas di Makassar.

“Pak Sekda Firman pulang ke Kendara setelah tugas luar terkait ke Dinasan. Namun sudah memasuki minggu kedua belum juga kembali. Padahal izinnya hanya 3 hari,”kata seorang sumber di kantor Bupati Pasangkayu.

Sebelumnya Ketua Fraksi PDIP DPRD Pasangkayu Sulbar H.Lukman Said, S.Pdi, M.Pdi menjawab detaknews.id group deadline-news.com via messenger Selasa petang (19/4-2022), mengatakan Bupati Pasangkayu Sulbar Yaumil Ambo Djiwa,SH harus bersikap tegas terhadap Sekretaris daerah Firman.

Pasalnya kata ketua asosiali DPRD Kabupaten suluruh Indonesia (ADKASI) itu, kelihatannya pemerintah daerah kabupaten Pasangkayu sudah tidak kompak didalam memberikan pelayanan ke masyarakat dan melaksanakan tugas-tugas pokok pemerintahan.

“Sekda Firman jalan sendiri, bupati jalan sendiri. Olehnya agar penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik baik, maka antara Bupati, Wakil Bupati dan Sekda harus kompak,”kata politisi PDIP itu dengan nada menyarankan.

Menurutnya Bupati, Wakil Bupati dan Sekda adalah tiga serangkai yang tidak boleh terpisah dan harus kompak dibawah komando Bupati.

“Bupati Yaumil tidak boleh membiarkan kondisi ini berlarut-larut. Harus segera mengganti Sekda dan menunjuk pejabat sekda yang loyal dan dapat bersinergi dengan bupati untuk menjalankan program-program pemerintahan sesuai visi dan missi Bupati,”jelas mantan ketua DPRD Pasangkayu itu. ***

 

 

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: