Diduga Anak Otak Pembunuhan Ayah dan Ibu, Cucu Eksekutornya

Tommy (deadline-news.com)-Luwuk- Malang nian nasib sepasang suami istri (Pasutri- kakek dan nenek) yang digorok lehernya secara sadis hinggah tewas. Adalah cucu korba sendiri bernama Kiki yang diduga pelaku utamanya, setelah diotaki oleh Ayah (kiki) dan Pamannya.

Baca juga: Inginkan Harta, Cucu dan Anak Tegah Bunuh Kakek dan Nenek

Pembunuhan itu diduga berlatar belaknagn harta kekayaan kakek dan nenek itu yang hendak dikuasai oleh kedua anaknya. Kasus pembunuhan secara sadis pasutri itu berhasil di ungkap pihak Kepolisian satuan serse dan criminal (Sat Reskrim) Polres Banggai pada saat melakukan proses BAP.

Saat di BAP, Kiki akhirnya mengakui jika dirinya adalah pelaku pembunuhan kakek dan neneknya itu. “Kakek dan Nenek sementara tertidur pulas seusai makan siang, lalu saya menggoroknya,”aku Kiki dihadapan penyidik.

Ironisnya kasus pembunuhan pasutri itu diotaki anak korban yang tidak lain ayah dan paman Kiki. “Saya lakukan itu atas perintah bapak saya sendiri yaitu Andreas,”aku Kiki lagi dihadapan penyidik Polres Banggai.

Setelah terungkap kasus tersebut akhirnya otak pembunuhan itu juga di tangkap. Otak pelaku pembunuhan itu saat ditangkap dalam perjalanan menuju pemakaman di Toraja seakan tidak punya dosa. Mereka di tangkap di jalan menuju ke toraja guna mengikuti prosesi pelepasan jenaza kedua korbannya itu (ayah dan Ibunya sendiri).

Adalah ANDREAS DAN ANTON otak dibalik pembunuhan ayah dan ibunya itu. Dan Kiki sang cucu eksekutor kakek dan nenek atas perintah ayahnya sendiri.

Korban semasa hidupnya pernah menjadi guru dan pernah menjabat sebagai anggota DPRD kabupaten Banggai. Banyak pihak yang menyangkan sikap pembunuhan tersebut. Sebab anehnya pelakunya adalah cucunya sendiri yang diotaki anaknya sendiri.
Andreas dan Anton tidak lain adalah berpendidikan yang cukup tinggi, bahkan berprofesi sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di salah satu instansi pemerintah kabupaten Banggai provinsi Sulawesi Tengah. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *