Dana Covid19 Berbandrol Puluhan Miliar Menuai Tandatanya

0

Syamsul Bahri M. Kasim (deadline-news.com) Tounasulteng – Ratusan warga yang berasal dari sekumpulan pemuda, mahasiswa dan ibu-ibu yang menamakan dirinya Front Rakyat Anti Korupsi (Fraksi) berdemo didepan kantor DPRD Touna

Demonstrasi itu digelar taklain adalah sebagai bentuk keterpanggilan dan kepedulian dari apa yang telah terjadi ditanah kelahirannya Kabupaten Touna

Ungkap Charly melalui orasinya didepan kantor DPRD Touna pada Selasa (15-6-2021)

Dalam orasinya itu, korlap Charly menyampaikan, digelarnya aksi itu disebabkan anggaran covid19 yang digunakan oleh pemerintah daerah sebesar kurang lebih 27 miliar rupiah,

“27 miliar itu yang hari ini dalam prakteknya menuai tandatanya besar dikalangan masyarakat touna ungkapnya.”

Dikatakannya, ditengah kondisi ekonomi masyarakat yang sedemikian susah, ada anggaran yang begitu besar digelontorkan pemda,

“untuk dibagikan kepada instansi-instansi terkait, namun hari ini memunculkan berbagai macam persoalan,

“itulah alasannya kata korlap Charly, mengapa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Touna memilih untuk membentuk tim panitia khusus (Pansus) covid19.”

Pembentukan pansus itu didasari karena DPRD menilai ada indikasi korupsi dalam praktek penggunaannya,

“itu dibuktikan dengan diperiksanya instansi terkait khususnya yang ada di kantor kecamatan ampana tete.”

Selain itu banyak petugas-petugas medis yang hingga saat ini gajinya belum terbayarkan, kata korlap charly dalam orasinya.”

Dikatakannya, hari ini DPRD akan menggelar sidang paripurna, sidang itu melaporkan pertanggungjawaban anggaran hasil kerja pansus covid19,

“korlap charly melanjutkan, sidang paripurna itu menentukan pakah DPRD masih berpegang teguh memperjuangkan kepentingan rakyat atau justru memperjuangkan kepentingan pribadi ujarnya.

Dia menuturkan, jika kemudian dalam sidang paripurna itu, pansus tak dapat melahirkan rekomendasi dalam penegakan hukum yang ketat,

“terhadap indikasi kerugian negara, maka perlu dicurigai anggota DPRD telah memainkan kebijakannya yang orientasinya tak berpihak kepada rakyat ujar charly.***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: