Pelayanan Poli Gigi RSUD Undata Mengecewakan

 

 

“Alat sudah lama rusak Diduga Dibiarkan”

 

Bang Doel (deadline-news.com)-Palu-Doddy Awiludin merasa kecewa atas pelayanan di RSUD Undata Palu.

Pasalnya Doddy berkali-kali kembali ke poli gigi. Hal ini terjadi karena pelayanan poli gigi hanya buka 2 kali seminggu yakni Senin dengan Jumat. Karrna katanya alat untuk pasien poli gigi rusak.

“Jadi pelayanan poligigi itu cuma buka hari Senin dan Jumat, sementara banyak pasien dibatasi pendaftarannya. Sehingga pasien kadang menunggu sampai 2 Minggu. Alasannya alat rusak, ada yang rusak menuru staf di poli gigi itu,”kata Doddy.

Menurut Doddy yang paling mengecewakan pasien disuruh beli air sendiri untuk kumur atau pake air kran.

“Kemudi alat rontgen gigi juga sudah lama rusak, sehingga harus dirujuk ke RSUD Anutapura untuk rontgen gigi baru kembali lagi cabut di undata. Itu pelayanan sangat menyulitkan masyarakat. Masa RS sebesar itu bisa pelayanannya seburuk itu,”ungkap Doddy.

Direktur RSUD Undata drg.Herry Muliyadi, M.Ks yang dikonfirmasi berkali-kali di whatsAppnya baik telepone maupun chat tidak digubrisnya. ***

Satu Motor, 12 Sepeda Hadiah Jalan Santai Meriahkan Hari Bhayangkara ke 76

 

Foto Nyonya Luly Rudy Supariadi melepas peserta jalan Santai. Foto Bang Doel/deadline-news.com

Bang Doel (deadline-news.com)-Palusulteng-Panitia penyelenggara jalan dan sepeda Santai serta Senam bersama, siapkan satu unit motor honda merek Revo Fit, 12 sepeda dan puluhan hadiah menarik lainnya.

Foto Hadiah bagi peserta jalan dan sepeda santai hari Bhayangkara ke 76 tahun di Polda Sulteng. Foto Bang Doel/deadline-news.com

 

Kegiatan berhadiah itu dalam rangka menyambuh hari Bhayangkara ke 76 yang jatuh pada 1 Juli 2022.

Kapolda Sulteng Irjen Pol. Rudy Supariadi bersama Danrem 132 Tadulako Brigjen TNI Toto Nurwanto, S.I.P., M.Si. memimpin sepeda santai itu dan diikuti sekitar 3000an peserta.

Adalah Istri Kapolda Sulteng Nyonya Rudy Supariadi melepas peserta sepada dan jalan santai itu didepan Mapolda Sulteng jalan Soekarno Hatta Minggu (19/6-2022).

Sampai berita ini naik tayang kegiatan itu masih berlangsung. Baru rombongan Kapolda dan Danrem yang masuk garis finis. Sedangkan yang lainnya masih dalam perjalanan.

Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Didik Supranoto melalui kompol Sugeng yang dikonfirmasi diarena acara itu membenarkan jumlah hadiah yang disiapkan panitia yakni, satu unit motor, 12 sepeda santai dan pukuhan hadiah menarik lainnya. ***

 

Anggota DPRD: Pelayanan Puskesmas Sarjo Memprihatinkan

 

Bang Doel (deadline-news.com)-Pasangkayusulbar-Anggota DPRD Kabupaten Pasangkayu Sulbar Nasaruddin menyoroti pelayanan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Sarjo.

Menurut politisi PKS itu, babwa pelayanan di Puskesmas Sarjo sangat memprihatikan.

“Assalamu alaikum….
Berdasarkan pengawasan kami sebagai DPRD bahwa pelayanan dipuskesmas sarjo sangat memprihatinkan, disana sudah tidak ada layanan rawat inap sehingga sangat menyiksa masyarakat atau pasien karena harus dirujuk ke puskesmas rondongmayang atau rumah sakit ako,”tegas politisi PKS itu.

Ia meminta pemerintah daerah Kabupaten Pasangkayu untuk segera mengambil sikap atas kondisi di Puskesmas Sarjo itu.

“Kami meminta kepada pemerintah agar segera mengambil sikap tegas terkait pelayanan kesehatan terkhusus di puskesmas sarjo dan ini adalah kinerja buruk bagi Bupati kalo dibiarkan berlarut larut dan kepada dinas kesehatan harusnya sigap menangani dan menyelsaikan masalah ini,”tulis Nasaruddin di akun face booknya Selasa (17/5-2022), sekitar pukul 13:00 wita.

Kepala Dinas Kesehatan Pasangkayu Samhari, S.KM yang dikonfirmasi via sambungan whatsappnya Selasa sore (17/5-2022) sekitar pukul 15:45 wita, mengatakan pihaknya telah mengganti Kepala Puskesmas Sarjo.

“Kepala Puskesmasnya kami telah ganti minggu lalu, tepatnya pada hari Rabu (11/5-2022),”jelas Samhari.

Menurutnya terkait ruangan rawat inap di Puskesmas Sarjo itu memang baru diperbaiki. Dan beberapa hari terakhir masyarakat bersama-sama pihak Puskesmas telah bergotongroyong membersihkan Puskesmas itu. ***

Gubernur Minta Masyarakat Tetap Patuhi Protkes

 

Antasena (deadline-news.com)-Palusulteng-Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura mengharapkan masyarakatnya harus mematuhi kebijakan Pemerintah Dalam Penanggulangan Penularan Covid-19.

Hal itu dikatakan Gubernur Rusdy Mastura di Kantornya Senin (25/4-2022).

Gubernur yang akrab disapa Cudy itu mengungkapkan melihat perkembangan Klkasus penularan Covid – 19 di Sulawesi Tengah sebagaimana dengan laporan Pusdatina Covid -19, beberapa hari terakhir menunjukkan kearah yang sungguh baik.

“Bahkan beberapa hari terakhir terdapat Zero Penularan di Sulawesi Tengah,”ucap Gubernur Cudy.

Ia menambahkan bahwa kondisi ini menjadi Apresiasi atas kerja keras semua pihak, utamanya kepada masyarakat yang patuh terhadap Protokol Kesehatan dan patuh terhadap seluruh kebijakan pemerintah.

“Demikian juga satgas covid -19, TNI dan Polri telah menunjukkan kerjasama yang baik dalam penanganan Covid – 19,”jelas Cudy.

Menurutnya kondisi ini atas kerja keras semua pihak terimakasih atas semua peran yang baik tersebut.

Lebih jauh Gubernur menyampaikan lewat juru bicara Pusdatina Covid -19, bahwa kondisi yang ada belum memberikan jaminan bahwa kondisi saat ini sudah bebas dari ancaman penularan Covid -19.

“Untuk itu diharapkan kepada Masyarakat agar terus mematuhi Protokol Kesehatan jelang dan sesudah hari raya Idul Fitri 1443 H,”Imbunya.

Gubernur Cudy meminta agar Semua Pejabat Pemerintah secara berjenjang untuk mematuhi dan melaksanakan dengan baik himbauan Menpan RB yang  tertuang dalam Surat Menteri PANRB No. B/123/M.KT.02/2022 yang ditujukan untuk Menteri Kabinet Indonesia Maju, Sekretaris Kabinet, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, dan Kepala Badan/Lembaga.

Selain itu juga untuk seluruh Gubernur, Wali Kota, dan Bupati yang tercantum dalam surat Menteri PANRB No. B/124/M.KT.02/2022 itu.

Gubernur Cudy menjelaskan bahwa surat tersebut merupakan penegasan kembali arahan Presiden Joko Widodo dan tindak lanjut SE Menteri PANRB Nomor 13/2022 tentang Cuti Pegawai Negeri Sipil (PNS) selama periode hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah. (Sumber biro Administrasi Pimpinan Pemprov Sulteng).***

Polres Bersama Dinkes Buol Kembali Vaksinasi C19 Anak Usia 6-11 tahun

 

M. Ramly Bantilan (deadline-news.com)- Buol Sulteng- Polres Buol bersama Dinkes, PP & KB Kembali melaksanakan Vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6 – 11 tahun.

Vaksinasi ini dirangkaikan dengan kegiatan virtual Vaksinasi Serentak Indonesia oleh Presiden RI, Kapolri, Panglima TNI dan Kepala BIN dengan seluruh jajaran Polda dan Polres se Indonesia, Jum’at (18/2-22).

Vaksinasi yang digelar di SDN 15 Biau, Kelurahan Leok II ini dihadiri Kapolres Buol AKBP Dieno Hendro Widodo, S.I.K, Pabung Kodim Butol Letda Inf. Askari Djabar, Korwil Binda Sulteng Beny, Sekretaris Dinkes, PP & KB dr. Maryati A. Ismail, Camat Biau Djufrin Lamadang, SE, Kapolsek Biau Ipda Agus Deni Susanto, SH serta Tim Vaksinasi Puskesmas Biau, Dewan guru, siswa beserta orang tua yang mendampingi.

Pada kesempatan ini juga dilaksanakan sosialisasi terhadap orang tua terkait program vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6 -11 tahun sebelum dilakukan vaksinasi.

Kapolres Buol AKBP Dieno Hendro Widodo, S.I.K., menegaskan bahwa pemberian vaksinasi kepada anak umur 6-11 tahun ini merupakan program pemerintah dalam melindungi anak dari penyebaran covid-19.

Selain itu ia juga mengatakan bahwa vaksinasi covid-19 ini untuk mewujudkan Herd Immunity bagi anak dalam menerima proses pembelajaran tatap muka di sekolah.

“Jadi, vaksinasi ini sangat penting untuk melindungi anak-anak kita, terutama pada saat pelaksanaan belajar mengajar secara tatap muka,”ungkap Kapolres

Karena bila sudah divaksin dosis lengkap, maka anak-anak kita bisa terlindungi sehingga keluarga maupun teman-temannya yang bersentuhan akan aman dan tidak mudah terkonfirmasi covid-19.

Selanjutnya Kapolres Buol AKBP Dieno Hendro Widodo berharap semoga anak-anak kita semua senantiasa diberikan kesehatan dalam mengikuti pembelajaran tatap muka disekolah serta jangan ragu-ragu untuk divaksin, vaksin aman dan sehat untuk kita semua, ungkapnya.

Untuk program vaksinasi Covid-19 kepada anak usia 6 – 11 tahun di Kabupaten Buol hingga saat ini telah mencapai 49,20% (7.987 orang anak) dosis 1, dari target sasaran yang ditetapkan sebanyak 16.235 orang anak. ***

Ter Update 65 Persen Capaian Vaksinasi di Touna

 

Syamsul Bahri M. Kasim (deadline-news.com) Tounasulteng – saat ini pemerintah daerah melalui dinas kesehatan bersama polres Touna Sulawesi Tengah gencar menggenjot pencapaian vaksinasi.

Dalam menggenjot capaian itu, dinkes Touna membagi tugas kepada masing-masing puskesmas.

Kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Touna Jafanet Alfari saat ditemui deadline-news.com dikantornya Kamis (6/1-2022).

Kadinkes Jafanet menyebutkan, saat ini capaian vaksinasi di Touna secara manual mencapai 68 persen, namun yang telah terupdate sudah mencapai capai 65 persen.

“Artinya pihaknya masih kekurangan 3000 jiwa dari jumlah 70 persentasi beban daerah,”ujaranya.

Untuk mencapai itu, pihaknya menggelar rapat bersama Asisten III, dimana hasil rapat itu memutuskan untuk membagi tugas kepada 16 puskesmas diwilayah kerjanya

Tak hanya itu kata kadinkes jafanet, setiap puskesmas juga diberikan target sebanya 300 jiwa.

“Jika target yang diberikan disetiap puskesma dapat berjalan baik, maka Insya Allah, target yang dicapai daerah touna bisa mencapai 70 persen lebih,” ungkapnya.***

Proyek Pembangunan Gedung Ponek RSUD Buol Diduga Baru 50 Persen

 

 

Bang Doel/Ramly B (deadline-news.com)-Buolsulteng-Informasi yang dihimpun deadline-news.com di Buol sejak Rabu (29/12-2021), proyek gedung Ponek RSUD Buol pertanggal 30 Desember 2021 bobotnya diduga baru mencapai 50 persen.

“Sehingga mestinya putus kontrak. Dan jika itu terjadi maka gedung ponek itu bisa mangkrak, karena tidak dianggarkan pada 2022 di APBD,”kata sumber itu.

Menurut sumber itu anggaran proyek pembangunan gedung Ibu dan Anak (ponek) RS Buol itu senilai Rp,13,306,932,316, melalui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dalam program dana alokasi khusus (DAK), 2021.

“Walau proyek itu dikerjakan oleh rekanan berbendera CV.Tinombala Jaya, namun diduga orang yang sama yang mengerjakan proyek Jamban (tangki sepitek komunal) 2017, senilai Rp,11,099,225,000 yang diduga mangkrak,”jelas sumber.

Kata sumber lagi, proyek sepitek komunal di 45 titik itu sedang dalam penanganan Kejari Buol.

Pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek Ponek RSUD Buol Ramli yang dikonfirmasi via chat di whatsappnya Jum’at (31/12-2021), sampai berita ini naik tayang belum memberikan jawaban konfirmasi.

Sementara Kadis Kesehatan Buol Rizal Nokoko yang dikonfirmasi via chat di whatsappnya Jum’at (31/12-2021), menyarankan ditanya langsung ke PPK atau KPAnya.

“Untuk lebih jelasnya pak, ditanyakan langsung ke ppk nya atau ke kpa nya! Terimaksih,”tulis Kadis Kes Buol Rizal Noukoko.

Kemudian konsultan proyeknya yang akrab disapa Adam juga belum bersedia memberikan keterangan, alasannya masih sibuk. ***

Jaminan Tak Masuk Kontraktor Proyek RSUD Pasangkayu “Putus Kontrak”

 

 

Bang Doel (deadline-news.com)-Pasangkayusulbar-Besok Kamis (30/12-2021), batas terakhir pemasukan jaminan (garansi bank) proyek RSUD Pasangkayu bagi rekanan.

“Jika jaminan tak masuk besok Kamis (30/12-2021), maka rekanan proyek RSUD Pasangkayu itu akan menanggung resiko diputus kontraknya,”demikian ditegaskan pejabat pembuat komitmen (PPK) Rahim Tagaru menjawab konfirmasi deadline-news.com via chat di whatsappnya.

Menurut Rahim pihak rekanan janji masukkan garansi bank hari ini Rabu (29/12-2021).

Sementara itu konsultan proyek RSUD Pasangkayu yang dikonfirmasi di salah satu warkop di Pasangkayu Selasa malam (28/12-2021), mengakui bobot pekerjaan gedung dua proyek RSUD Pasangkayu baru mencapai 83 persen.

Menurutnya gedung dua proyek RSUD Pasangkayu itu untuk ruangan rawat inap kelas 3.

Sementara itu Rekanan Proyek RSUD Pasangkayu berbendera CV.Cipta Banawa Lestari yang tertulis di papan proyek PT.Cipta Banawa Lestari Afandy Chandra melalui juru bicaranya Samsul Rizak JM menjawab konfirmasi mengaku big bosnya sedang mengurus garansi banknya untuk perpanjang pekerjaan setelah masa kontrak berakhir.

Proyek yang dibiayai anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2021 melalui program dana alokasi khusus (DAK) di Kementerian kesehatan sebesar Rp, 7,184,770,500 itu, volume dua proyek gedung RSUD Pasangkayu itu diperkirakan baru mencapai sekitar 83an persen.

Sebelumnya Rahim menegaskan jika diputus kontraknya sangat disayangkan, karena akan jadi gedung mangkrak. Sebab tidak bisa dilanjutkan pekerjaannya tahun depan 2022, sebab anggarannya tidak ada.

Nanti di tahun 2023 baru dapat dilanjutkan proyek RSUD Pasangkayu itu sekiranya putus kontraknya akibat rekanan tidak memasukkan jaminannya.

“Dan jika ada jaminannya maka rekanan dapat diberikan perpanjangan waktu 50 hari setelah putus kontrak dan harus menanggung denda sekitar Rp, 7 jutaan perhari,”tegas Rahim.

Proyek geduang rawat Inap RSUD Pasangkayu itu untuk menaikkan status RSUD Pasangkayu itu dari C ke B.***

Percepat Capaian Vaksinasi, Syahbandar Touna Gelar Rapat Bersama Sejumlah Instansi

 

 

Syamsul Bahri M. Kasim (deadline-news.com) – Tounasulteng – Mempercepat capaian 70 persen vaksinasi bagi masyarakat di kabupaten Tojo una-una (Touna) hingga akhir tahun 2021.

Kepala syahbandar Toun menggelar rapat bersama dengan sejumlah instansi terkait.

Rapat itu digelar di ruang rapat kantor Syahbandar Touna pada Senin 27/12-2021.

Kepala Syahbandar Hasfar M. Menjelaskan, rapat bersama ini diinisiasinya berdsarkan surat edaran Satuan Tugas (Satgas) penanganan C19 Repoblik Indonedia (RI),

“Nomor 24 tahun 2021 tentang pengaturan aktivitas dan mobiitas masyarakat selama periode natal dan tahun baru (nataru) dalam masa pandemi virus deasase.Dan satuan tugs (satgas) penanganan C19 Kabuoaten Touna yang ditindak lanjuti oleh Wakil Bupati melalui surat edarannya nomor 440/63/BTC-19/TU/2021,”ujarnya.

Selin itu ia juga menjekaskan, rapat yang dipimpinnya itu berkaitan tehknis pelaksanaan vaksinasi, agar tak berbenturan dengan masyarakat.

Kapolsek Ampana Kota AKP Petrus, dibantu oleh TNI tentunya mengikuti apa yang telah disepakati. Salah satu kesepakatan itu bahwa yang boleh berangkat adalah masyarakat yang telah divaksin.

“Dan bagi yang belum, sebaiknya divaksin dulu sebelum melakukan perjalanan,”sarannya.

Terkait proses penanganan, Kapolsek AKP Petrus menuturkan, pihaknya melihat situasi dan kondisi dilapangan, sebab pelaksanaan vaksinasi disetiap kecamatan lagi dilakukan secara maraton.

“Namun begitu kata Kapolsek Petrus, pihaknya akan tetap memaksimalkan proses penganan keamanan pelabuhan.

Sementara Fadlun agen penjualan tiket menuturkan, pihaknya mendukun apa yang telah disepakati dalam pertemuan itu.

Selaku agen penjualan tiket ia juga akan memastikan bagi calon penumpang yang akan melakukan perjalanan apakah telah divaksin atau belum.

“Untuk memastikan itu, pihaknya meminta kepada masyarakat agar menunjukan kartu vaksin sebelum melakukn pemembelin tiket,” tegasnya.

Hadir pada pertemuan itu, Kapolres Touna diwakili Kapolsek Ampana, danpos AL, Kadis perhubungan, Kadis kesehatan, Kasat Pol PP, perwakilan pemilik kapal, perwakilan penjualan tiket dan sejumlah unsur masyarakat.***

Polsek Wakep Bersama Tim Dokes Polda Sosialisasikan Pelaksanaan Vaksinasi di 2 Desa

 

Syamsul Bahri M. Kasim (deadline-news.com) Tounasulteng – Polsek Walea Kepulauan (Wakep) menggelar sosialusasi pelaksanaan vaksinasi di dua desa.

Kedua desa itu yakni desa kadoda dan desa malenge Kepulauan Togean Kecamatan Walea Kepulauan (Wakep) Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) Sabtu (4/12-2021).

Sosialisasi pelaksanaan vaksinasi di dua desa tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Ipda I Gusti Made Ary Candra SH.

Kapolsek I Gusti Made didampingi oleh ketua tim dokes polda Sulawesi Tengah (Sulteng) Ipda dr.Jenli. S.Y.

Kapolsek I Gusti mengatakan, kegiatan sosialisasi itu digelar di dua Desa yang berbeda dalam sehari.

Sebelumnya kata dia, pada pukul 15.00 wita, kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Kadoda, yang dihadiri oleh kepala desa dan puluhan warga masyarakat.

Kemudian kata dia, kegiatan itu dilanjutkan di Desa Malenge pada pukul 17.00, wita yang juga dihdiri Kepala Desa, Ketua BPD dan sejumlah masyarakat.

Pada kesempatan itu, Kapolsek I Gusti menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat Desa Kadoda dan Malenge dipusatkan di Pulau Papan Desa Kadoda, pada Minggu (5/12-2021).

Untuk itu ia berharap kepada masyarakat yang ada di dua desa itu agar mengikuti vaksinasi yang akan dilaksanakan Polsek Wakep bersama Tim Dokes Polda Sulteng tersebut.

Kapolsek I Gusti juga mengajak seluruh warga masyarakat yang ada didua desa itu untuk mendukung kebijakan adaptasi kebiasaan baru dengan disiplin dan mematuhi himbauan Pemerintah.

“Dengan mengedepankan Protokol Kesehatan 6 M, gunakan masker bila bepergian, Rajin mencuci tangan, Tetap menjaga jarak, serta menjauhi Kerumunan, mengurangi mobilitas dan mendapatkan vaksinasi,”imbunya.

Vaksinasi kata dia adalah sebagai langkah untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19.***