Bagi Yang Terpapar Covid19 Tak Kooperatif Dapat Ditindak, Ini Ancaman Hukumannya

0

 

Andi Attas Abdullah (deadline-news.com)-Palusulteng-Pasien covid atau yang dicurigai dari hasil track.

Tapi tidak kooperatif atau berulah, maka satgas covid punya kewenangan bertindak sesuai aturan. Demikian status drg.Herry Mulyadi,M.Si di akun facebooknya Rabu (2/12-2020).

Menurutnya karena hal tersebut bertujuan
menyelamatkan jiwa manusia, ini bentuk upaya pencegahan memutus mata rantai penularan covid19 itu.

“Ingat covid bukan AIB tapi wabah yang sangat beresiko. Ribuan telah meninggal termasuk petugas medis, siapapun bisa tertular. Olehnya AYO PATUH protokol kesehatan.3 M,”tulis Direktur RSUD Anutapura itu.

Sebelumnya drg.Herry yang gaul itu, menuliskan RSUD Anutapura over kapasitas.

“Malam ini dapat laporan ada 6 pasien belum tertampung di ruang isolasi overload solusi , ruang vip c RSAP di jadikan ruang isolasi darurat .pilihan terakhir berharap RS Swasta juga demikian sama-sama hadir mengatasi kekurangan TT,”tulis lelaki berkacamata minus itu.

Kemudian distatus face book sebelumnya dokter yang low profil itu menuliskan Rs anutapura, laporan jam 21 dari ruang covid, jumlah pasien 26 full, 15 laki2 dan 11 wanita.

“Berharap warga palu sadar protap 3 M.Saat ini kita memasuki kondisi kenaikan cukup signifikan, tetap waspada,”imbu Herry mengingatkan.

Untuk diketahui pasal yang bisa digunakan gugus tugas covid19 bersama polisi untuk menjerat masyarakat yang membandel yaitu Pasal 93, 212, 216, 218 Undang-Undang Karantina Kesehatan, Wabah Penyakit dan sebagainya.

Pasal 93 mengatur, setiap orang yang tidak mematuhi dan/atau menghalang-halangi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan sehingga menyebabkan kedaruratan kesehatan masyarakat dipidana paling lama satu tahun dan/atau denda maksimal Rp 100 juta.***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: