Anggota Polisi Penembak Mati Erfaldi Ditahan

 

Antasena (deadline-news.com)-Palusulteng-Brika H tersangka dugaan penembak mati Ergaldi ditahan Polda Sulteng Selasa (8/3-2022).

“Ditahan selama 20 hari ke depan. Bripka H yang merupakan personel Polres Parimo telah diperiksa sebagai tersangka oleh penyidik Ditreskrimum setelah sebelumnya yang bersangkutan tidak hadir dengan memberikan surat keterangan sakit,” kata Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah Kombes Didik Supranoto di kantornya di Palu.

Menuritnya tim penyidik yang dipimpin Kasubdit 1 Ditreskrimum Polda Sulteng Kompol Ngadimin telah berada di Polres Parimo untuk melakukan pemeriksaan kembali saksi-saksi.

Hal itu dilakukan untuk percepatan proses hukum.

“Penahanan dilakukan setelah adanya hasil uji balistik bahwa sampel proyektil yang diuji identik dengan proyektil yang ditemukan di TKP,” jelas Didik.

Sementara itu anggota Komisi III DPR Sarifudin Sudding mengatakan proses hukum ini, polisi juga perlu memeriksa pemimpin di lapangan pada saat itu. Hal ini berkaitan dengan pelanggaran SOP dan penyalahgunaan kewenangan.

Politisi PAN itu mengatakan polisi perlu mengungkap alasan Bripka H melepaskan tembakan hingga menyebabkan Erfaldi alias Aldi (21) warga Desa Tada meninggal dunia.

“Selain tersangka ada juga pimpinan di lapangan dan harus dimintai pertanggungjawaban sesuai dengan tingkat kesalahan yang dilakukan,”katanya saat dihubungi wartawan Rabu (9/3-2022).

“Ketika ada perintah tembakan maka pimpinan di lapangan harus bertanggung bertanggung jawab karena anggota melaksanakan melaksanakan perintah atasan,” tambahnya.

Sarifudin berharap agar kasus penembakan di Parigi Moutong selesai dan masyarakat diminta tetap percaya kepada pihak kepolisian yang melakukan proses hukum ini.

“Biarkan polisi bekerja dan kita menunggu hasil selanjutnya yang akan disampaikan Polda Sulteng,” ujarnya. (dikutip diantara/jpnn).***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top