Agus Minta Percepatan JMP Pasangkayu

Arham Bustaman (deadline-news.com)-Pasangkayu-Bupati Mamuju Utara Agus Ambo Jiwa melakukan inspeksi di lokasi proyek dan meminta percepatan proses penyelesaian program seluruh pembangunan yang sedang berjalan ataupun yang masih dalam tahap pengerjaan.

Baca Juga: Anggaran Penataan Kawasan Pantai Pasangkayu Hanya Rp, 15 M

Baca Juga:Jalan Layang Segera Dibangun di Matra, Sepanjang 3,6 Km

Baca Juga:Rayu : Uang Petani di “Rampok” Perusahaan Sawit
Hal ini ia sampaikan saat meninjau pembangunan proyek Jembatan Merah Pasangkayu (JMP) sungai Salunggabo yang akan menghubungkan kota Pasangkayu dengan kota baru berkonsep smart city yang akan dibangun di seberang jembatan tersebut.

Jembatan yang berkelir merah tersebut merupakan ikon baru kota Pasangkayu selain bundaran smart. Proyek ini dikerjakan PT. Putra Jaya selaku pemenang tender dengan nilai anggaran Rp.10.788.200.000 Miliar bersumber dari APBD 2016.

“Saya minta pihak terkait untuk segera menyelesaikan ini (proyek_red) minimal dua pekan dari sekarang atau sebelum hari jadi Matra. Sebab, peresmiannya akan dipercepat untuk mempermudah akses ke kota baru yang akan dibangun,” kata Agus, Selasa, (15/3-2017).

Terkait hal itu, Plt. Kdis PUPR Mamuju Utara Buduyansa menyebut yang kala itu mendampingi bupati, pihaknya sudah menyikapi dan berharap kepada pihak rekanan agar merapihkan seluruh sisa pekerjaan. Pasalnya, itu masih menjadi bagian tanggungjawab masa retensi.

Anggota DPRD Mamuju Utara, Karma Yunus mengatakan sangat apresiasi proyek tersebut. Pasalnya, program ini dinilai sudah tepat sasaran dan tepat guna sesuai harapan masyarkat Mamuju Utara.

Ia menilai program ini sukses tak lepas dari visi dan misi bupati yang diwujudkan oleh dinas terkait yakni Dinas PU. “Kalau yang seperti itu pasti kami sangat apresiasi, sebab ini sudah sesuai dengan visi-misi bupati dan sangat relevan dengan harapan masyarakat daerah ini,” cetus anggota Komisi III itu.

Karena itu ia menambahkan selain proyek fisik, ia juga berharap ada keseimbangan dengan program yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat, semisal bantuan kelompok tani dan nelayan juga bidang lainnnya. Sebab, hanya itu yang bisa meningkatkan taraf ekonomi masyarakat sesuai harapan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *