Wasek GM FKPPI Banggai Dibacok Sejumlah Remaja

foto korban pengeroyokan di Luwuk. foto Irwan/deadline-news.com
0

Irwan (deadline-news.com)-LUWUKsultim-Nasib malang dialami wakil sekretaris Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Indonesia (GM FKPPI) Oktavianus Kuamano (35), Selasa (11/12/2018) sekira pukul 05.00 wita dirinya dibacok oleh sekelompok remaja mempergunakan senjata tajam di Teluk Lalong tepatnya markas LSM Gabungan Aktivis Mantailobo (GAM).

Akibat peristiwa itu Pia sapaan akrabnya harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Luwuk dengan enam luka sobek pada kepala dan lengannya.

Ditemui di RSUD Luwuk Pian mengungkapkan, sebelumnya sekira pukul 02.00 wita dirinya melerai pertengkaran sekelompok remaja disalah satu warung yang terletak dikawasan Teluk Lalong. Usai melerai pertengkaran itu, dirinya lalu kembali ke markas LSM GAM.

Selanjutnya Pian bercerita bersama anggota LSM GAM lainnya tanpa menceritakan adanya peristiwa perkelahian antara kelompok remaja yang dilerainya.

Pada sekira pukul 04.00 wita sejumlah anggota LSM GAM satu persatu pulang kerumahnya masing-masing. Beberapa saat, tepatnya pukul 05.00 wita datang sejumlah remaja yang diketahuinya merupakan kelompok remaja yang dilerainya sembari membawa sejumlah barang tajam.

Pian sempat bertanya maksud mereka namun sekira enam remaja menyerangnya membabibuta. Merasa dalam bahaya Pian lalu melompat ke tepian laut namun masih saja dikejar para pelaku yang sepertinya ingin menghabisi nyawa bendahara LSM GAM ini.

“Mereka datang sudah membawa parang, pertama saya tanya mau apa tapi saya langsung diserang, saya sempat lari namun mereka terus mengejar, hingga luka seperti ini, kalau saya lihat mereka memang ingin menghabisi nyawa saya,” ujarnya.

Diterangkan Pian, luka pada bagian tangan yang dialaminya diakibatkan menangkis serangan parang yang diarahkan kebagian leher. Para pelaku meninggalkannya setelah mengetahui korban sudah tidak bergerak dan bersimbah darah. Usai kejadian, Pian lalu ditolong oleh warga dan membawanya ke RSUD Luwuk guna mendapatkan pertolongan medis.

Kapolres Banggai AKBP Moch Sholeh yang dimintai keterangannya melalui Kasat Reskrim Polres Banggai AKP Pino Ary yang dimintai keterangannya membenarkan adanya peristiwa pembacokan yang terjadi di kawasan Teluk Lalong itu.

Menurut AKP Pino saat ini pihaknya telang mengantongi identitas para pelaku pembacokan terhadap Pian. Pelaku yang ditengarai lebih dari enam orang itu kini dalam pencarian dan pengejaran Polisi.
“Identitasnya sudah kita kantongi dan sementara dilakukan pencarian dan pengejaran. Kita juga sudah minta pihak keluarga pelaku untuk membantu melakukan pencarian untuk selanjutnya menyerahkannya kepada kami,” terang perwira tiga balak ini.

Sejumlah anggota GM FKPPI dan LSM GAM berharap para pelaku bisa segera ditangkap Polisi, saat ini mereka juga tengah membantu Polisi melakukan pencarian keberadaan para pelaku yang identitasnya sudah diketahui. Jika nanti para pelaku tertangkap maka kemungkinan bakal dijerat dengan pasal percobaan pembuhan yang ancaman pidananya diatas sepuluh tahun penjara. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: