Warga Perbatasan Bone Pangkep Sepakat Serahkan ke Gubernur Sulsel

foto Kabiro Pemerintahan Dr.HM.Hasan Basri Ambarala, SH, MH berbincang dengan warga perbatasan Pangkep dengan Bone. foto Dok deadline-news.com
0

Nanang (deadline-news.com)-Makassarsulsel-Setelah melalui beberapa kali pertemuan akhirnya warga yang bermukim di 2 wilayah yang berbatasan yakni warga Desa Tondong Bua kecamatan Tellulimpoe Bone dan warga Desa Tondong Kura Pangkep, akhirnya sepakat menyerahkan sengketa tapal batas mereka ke Gubernur Sulsel prof Nurdin Abdullah.

Pertemuan yang difasilitasi Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Sulsel Dr.HM.Hasan Basri Ambarala, SH,MH Jum’at (30/11-2018) di kaki bukit Bulusaraung itu berjalan sukses.

“Ke 2 belah pihak sepakat menyerahkan masalah sengketa tapal batas mereka ke gubernur sulsel prof Dr.Ir.HM.Nurdin Abdullah, M.Agr untuk mengambil keputusan,” demikian dikatakan Kepala Biro Pemerintahan Sulsel HM Basri Ambarala menjawan deadline-news.com Jum’at malam (30/11-2018).

Menurut lelaki berkumis tebal itu, masyarakat beranggapan jika batas wilayah yang berlarutlarut ini yang bisa mengambil kwputusan adalah para pengambil kebijakan di ke 2 daerah itu dengan duduk bersama (bertiga) dengan gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah.

“Kami serahkan masalah ini ke gubernur saja. Biar beliau mengambil keputusan. Masalahnya ini kan hanya batas wilayah administrasi saja bukan batas Negara,” tutur sejumlah tokoh masyarakat di ke dua desa itu yang diamini sejumlah warga seperti dikutip Kabiro Pemerintahan Sulsel itu.

Menurut Kabiro Pemerintahan Pemprov Sulsel Hasan Basri Ambarala pihaknya sudah memediasi masalah ini beberpa kali dan sebuah kesyukuran warga di ke 2 desa itu menyepakati, agar masalah tapal batas itu diserahkan ke pemerintah Sulsel.

“Masyarakat bersepakat apapun keputusan gubernur mereka akan ikuti”, tandas Ambarala mantan camat di 2 wilayah Kota Makassar itu. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: