Walikota Buka Lokakarya Ketahanan Layanan Sanitasi

0

 

Ilong (deadline-news.com)-Palusulteng-Plt. Wali kota Palu diwakili Asisten II bidang Administrasi Perekonomian Setda kota Palu, Deny Taufan secara resmi membuka Lokakarya yang diselenggarakan oleh Unicef Indonesia pada Rabu, 11 November 2020.

Lokakarya tersebut berkaitan dengan penelitian tindakan untuk peningkatan ketahanan layanan sanitasi kota terhadap dampak perubahan iklim yang bertempat di Cafe Tanaris, Palu.

Dalam arahannya, Asisten Deny yang membacakan sambutan tertulis Wali kota mengatakan bahwa kesehatan lingkungan memegang peranan penting dalam penyebaran agen penyebab penyakit, baik yang diakibatkan oleh agen biologi, kimia maupun fisika.

Oleh sebab itu, katanya penyediaan lingkungan yang sehat bagi penduduk adalah upaya yang tepat dalam mendukung visi Pemerintah dalam menciptakan Sumber Daya Manusia yang unggul.

“Kondisi eksternalitas, berupa kondisi iklim global, penipisan ozon, efek polusi zat-zat toksik terhadap ekosistem global, mengakibatkan permasalahan ikutan seperti limbah yang semakin banyak disekitar kita,” katanya.

Menurutnya, hal tersebut merupakan akibat dari perubahan iklim termasuk degradasi lingkungan perairan laut serta peningkatan populasi manusia. Perubahan iklim merupakan fenomena yang mulai dirasakan efeknya oleh masyarakat global, termaksud di kota Palu.

Perubahan iklim, lanjutnya mempengaruhi determinan sosial dan kesehatan, suhu yang semakin meningkat menyebabkan semakin meluasnya tempat perindukan vektor dan hewan pembawa penyakit yang pada akhirnya semakin meluasnya masyarakat yang rentan terhadap penyakit.

“Oleh karena itu, saya mengharapkan kepada seluruh peserta kiranya dapat memaksimalkan pemikiran, gagasan dan idenya, sehingga dapat menghasilkan suatu konsep penanganan ketahanan layanan sanitasi kota Palu terhadap perubahan iklim, sehingga hasilnya dapat senantiasa berorientasi pada kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah,” tandasnya. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: