Tunggakan PPJU Pemkot Palu Capai Rp, 12 M, Sigi Rp,20 M, Donggala Rp,8 M dan Parimo Rp,5 M

foto petugas teknis PLN sedang melakukan pembenahan terhadap lampu jalan dalam kota Palu. foto Bang Doel/deadline-news.com
0

Bang Doel (deadline-news.com)-Palusulteng-Tunggakan (hutang) pajak penerangan jalan umum (PPJU) pemerintah Kota Palu mencapai kurang lebih Rp, 12 miliyar.

Hal itu dikatakan kepala PLN area Palu Sugiono menjawab deadline-news.com usai rapat dengan Walikota Palu Drs.Hidayat, M.Si Senin sore (6/1-2020) di ruangan Walikota Palu.

Sementara itu kepala bidang pengendalian dan susut PLN UP3 Palu Bobby yang dikonfirmasi Selasa (7/1-2020) di Kantor PLN Wilayah Sulteng Jalan Kartini Palu menjelaskan Pemkot Palu menunggak pembayaran pajak penerangan jalan umum (PPJU) selama 4 bulan, terhitung sejak Oktober, November, Desember 2019-Januari 2020 yang jumlahnya mencapai kurang lebih Rp.12 miliyar.

“Setiap bulan setelah tagihan pembayaran rekening listrik pelanggan dalam kota Palu, kami setorkan ke Kas Pemkot Palu, sebesar 10 persen dari total tagihan pelanggan masyarakat kota Palu yang jumlah mencapai kurang Rp, 3 miliyar perbulan. Kemudian pemkot Palu membayar lagi pajak penerangan jalan umum ke PLN yang setiap bulan kami dari PLN memasukkan tagihan,”jelas Bobby yang membidangi penagihan PPJU PLN Sulteng itu.

Menurut Robby penagihan PPJU yang melekat di Dinas Tataruang dan Perumahan itu yakni pada bidang perumahan dan pemukiman Pemkot Palu melalui Irfan. Namun mungkin karena ada pergantian pejabat di Dinas itu, sehingga terjadi pelambatan pembayaran PPJU.

“Keuntungan PLN berada pada PPJU di Pemda se Sulteng. Dan hampir semua Pemda se Sulteng bersih tidak ada tunggakan PPJU, terkecuali empat daerah yakni Pemkot Palu kurang lebih Rp,12 miliyar, Pemda Kabupaten Dongga kurang lebih Rp, 8 miliyar, Pemda Kabupaten Sigi kurang lebih Rp,20 miliyar dan Parigi Moutong kurang lebih Rp,5 miliyar,”terang Bobby.

Disinggung kenapa Sigi tinggi sekali tunggakan biaya PPJUnya yakni kurang lebih Rp,20 miliyar? kata Bobby Pemda Sigi dalam kondisi merugi, karena banyak pemasangan lampu jalan secara liar oleh masyarakat. Sementara pajak pelanggan PLN disigi sangat minim. Apalagi banyak rumah pelanggan yang rusak.

Kepala Dinas Tataruang dan Perumahan Zulkifli yang dikonfirmasi via chat di whatsappnya menuliskan untuk pembayaran ppju sesuai hasil rapat dengan pihak PLN kemarin, pihak pemkot Palu akan membayar tagihan tersebut.

“Walaikum salam pak untuk pembayaran ppju sesuai rapat kami dgn pihak pln kemarin, pihak pemkot akan membayar tagihan tersebut,”tulis Zulkifli singkat. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: