Tipikor Polres Tolitoli Akan Selidiki Penyaluran Pupuk di Disbun

Inilah pupuk yang diduga bermasalah sistem penyalurannya (foto Mahdi Rumi/DN-koranpedoman.com)
0

Mahdi Rumi (Deadline News/koranpedoman.com)-Tolitoli-Penyaluran pupuk di Dinas Perkebunan Pemkab Tolitoli diduga bermasalah. Oleh sebab itu Tipikor Polres akan menyelidikinya. Demikian ditegaskan salah seorang pejabat di Kanit Tipikor Polres Tolitoli pekan lalu. Hanya saja pejabat di Tipikor Polres Tolitoli itu meminta namanya tidak dikorankan.
Sementara itu pejabat pembuat komitmen (PPK) di Disbun Tolitoli Asnawi merasa terusik dengan adanya berita tersebut. Akhir Asnawi yang juga sebagai pejabat pembuat komitmen pengadaan pupuk di disbun tolitoli menyebut wartawan seperti penyidik.”Bapak ini sudah seperti penyidik, “kata Asnawi pejabat pembuat komitmen yang saat dikonfirmasi di kantornya beberapa hari lalu.
Bukan hanya itu, Asnawi sendiri sepertinya apa yang dia lakukan semuanya sudah benar sesuai aturan. “Semua kita lakukan sudah sesuai aturan. Bahkan Asnawi sendiri mempersilahkan kalau kasus ini akan dibawa pada ranah hukum. Silahkan itu haknya anda dan saya siap,” tangkas Asnawi.
Seperti diberitakan sebelumnya proyek pengadaan pupuk dengan dana APBN tahun 2016 ini sebanyak 340.000 kg. Dan dana mencapai Rp, 3 milyar lebih. Namun penyalurannya dinilai inprosudural sebagaimana diungkapkan Kisman sebagai ketua tim pemeriksa dan peneliti barang pada dinas perkebunan toli2 bahwa dirinya tidak pernah melihat pengadaan pupuk berjumlah 340 ton itu.
Dirinya mengaku pad saat melihat barang itu disalah satu gudang di jalan wahid Hasyim Kabinuang jumlahnya hanya berkisar kurang lebih 8 ton.”Yang saya liat waktu itu memang bukan sebanyak 340 ton seperti dalam kontrak, yang ada waktu itu hanya sekitar 8 ton dan masih ada diatas mobil truk yang juga sudah siap mereka salurkan. Makanya sampai saat ini saya belum pernah Menanda tangani berita acara penerimaan dan pemeriksaan barang, “kata Kisman.
Sementara PPK Asnawi justru mengakui kalau pupuk itu sudah ada berita acara yang ditanda tangani tim, namun masih berlansung penyalurannya,”kata Asnawi.
Hingga sekarang ini informasi yang dihimpun bahwa penyaluran pupuk itu sudah selesai dilaksanakan untuk sekitar 40 kelompok tani penerima. Namun lagi-lagi Kisman sebagai ketua tim penerima barang mengaku dirinya belum pernah buat berita acara penerimaan pupuk itu. “Namun saya dapatkan informasi kalau pupuknya sudah selesai semuanya disalurkan,”kata Kisman saat dikonfirmasi kembali dikediamannya pada Ahad 9 Oktober 2016.
Adalah CV Trisakti Jaya Mandiri rekanan Disbun Tolitoli yang mengadakan pupuk tersebut. “Bahkan CV.Trisakti Jaya Mandiri selaku rekanan yang menyalurkan sendiri langsung ke kelompok tani tanpa melalui proses pemeriksaan barang. Padahal sesuai prosedur harusnya diterima dulu oleh tim pemeriksa barang baru kemudian disalurkan,”ujar Kisman. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: