Sekkot Minta Germas Dilaksanakan Ditempat Pengungsian

foto Sekkot Palu Asri L, SH. foto dok Humas Pemkot Palu/deadline-news.com
0

Ilong (deadline-news.com)-Palusulteng-Sekretaris pemerintah Kota (Sekkot) Palu Asri L.Sawayah,SH meminta gerakan masyarakat sehat (Germas) dilaksanakan ditenda-tenda pengungsian.

Mengingat kondisi pasca bencana alam (gempa bumi, likuifaksi dan tsunami) masih terasa dan membuat trauma masyarakat Kota Palu. Selain itu masyarakat masih hidup di tenda-tenda pengungsian.

“Atas keadaan tersebut, pendekatan Germas pada tahun ini harus berbeda dengan tahun lalu. Pelaksanaannya dilaksanakan di shelter-shelter pengungsian di tiap kelurahan seperti Balaroa, Tipo, dan lainnya karena masyarakat banyak di sana,”ujar Sekkot mengutip sambutan tertulis Walikota Palu Drs.Hidayat, M.Si pada pembukaan pertemuan Integrasi promosi Germas Kamis (7/2-2019) di ruang rapat Bantaya kantor Walikota Palu.

Menurutnya Germas 2018 lalu telah terlaksana dengan baik yang terintegrasi dengan berbagai kegiatan seperti sosialisasi dari Kemenag, Gerakan Gali Gasa, Perbankan, dan lainnya.

Untuk tahun ini, katanya Germas juga harus tetap dilaksanakan meskipun masih dalam keadaan pasca bencana dan masyarakat masih banyak menghuni di shelter-shelter pengungsian atau pun Hunian Sementara (Huntara).

Melalui Germas 2019 ini, Sekkot Asri berharap kegiatannya lebih di titik beratkan pada kebersihan-kebersihan di pengungsian. Olehnya, katanya Germas betul-betul harus disiapkan dengan baik dan lebih banyak berbicara tentang kesehatan lingkungan. Apalagi Germas bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Selain itu juga, Sekkot Asri mengimbau para Lurah dan Camat melibatkan instruktur senam yang telah dilatih supaya berkontribusi dalam Germas 2019. Dan BNN, katanya perlu menekankan pada sosialisasinya tentang akibat-akibat setelah mengonsumsi narkoba, supaya ada rasa takut bagi para penggunanya dan masyarakat.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Plt. Kadis Kesehatan, Kadispora kota Palu, Andi Sumardi, Kepala BNN kota Palu, Kabag Humas Pemkot Palu Yohan Mahyudi dan pejabat lainnya. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: