Rusman PKS : Dukcapil Mestinya Lebih Pro Aktif Koordinasi Kemendagri

foto Rusman Ramli Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Palu. foto dok Rusman Ramli/deadline-news.com
0

Ismail (deadline-news.com)-Palusulteng-Terkait blangko E-KTP yang kosong di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Palu, anggota Fraksi PKS DPRD Kota Palu Rusman Ramli angkat bicara.

Dalam rilisnya yang dikirim ke redaksi deadline-news.com Kamis (3/1-2019), Rusman Ramli menegaskan sebaiknya Dukcapil Kota Palu lebih pro aktif berkoordinasi dengan Kementerian dalam Negeri (Kemendagri) untuk mengatasi persoalan kekosongan blangko E-KTP.

Pasalnya banyak warga antrian mau membuat E-KTP. Sedangkan pemerintah Kota Palu melalui Dinas terkait, kewalahan menanganinya akibat kekosongan blangko E-KTP tersebut.

“Kami berharap kepada Dukcapil Kota dan Provinsi untuk pro-aktif berkoordinasi dengan Kemendagri kalau blankonya habis. Karena sebagaimana dilansir dalam berbagai berita dan informasi, di gudang Kemendagri stoknya tersedia tinggal diambil,”ujar politisi PKS kota Palu itu.

Kata anggota DPRD Kota Palu itu, yang menjadi permasalahan terhambatnya kepemilikan e-KTP bagi warga adalah kekosoangan blangko, padahal Mendagri berkali-kali menjamin tidak akan terjadi lagi.

“Mohon untuk pihak berwenang mengatasi masalah ini dengan segera, kami tidak ingin nama baik KEMENDAGRI kembali menjadi tercoreng akibat banyaknya keluhan warga ini,”tandas Rusman Ramli yang daerah pemilihan Mantikolore dan Palu Timur itu.

Ia mengaku merasa kasihan melihat ibu-ibu yang menggendong anak di suruh ngantri berjam – jam dan hasilnya cuma ZONK dan harus bolak balik lagi.

“Bayangkan warga rela meninggalkan pekerjaannya demi datang ke Dukcapil. Padahal mereka berkerja, sangat lah berharga bagi mereka yang jauh dari kata mampu. Hidup mereka sudah sulit namun masih di persulit juga dengan alasan blangko kosong E-KTP. Padahal stok banyak di Kemendagri. Mestinya ketika stok sudah mulai menipis, ya pihak Dukcapil Pemkot Palu segera berkoordinasi dan melaporkannya ke Walikota atau ke Kemendagri, biar segera diatasi,”tutur Rusman.

Kata Rusman sepertinya permasalahan dalam perekaman dan pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) seolah tidak ada habisnya.

Padahal Presiden Jokowi sudah sangat sering menyampaikan agar dilakukan percepatan pelayanan KTP elektronik. Sehingga semua warga negara yang seharusnya ber-KTP mendapatkan pelayanan yang cepat dari negara.

“Bahkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo juga sering menegaskan bahwa pembuatan KTP elektronik maksimum 1 jam sudah selesai. Tapi kalau blangkonya tidak ada bagaimana mau cepat selesai,”tegas Rusman.

Sebelumnya telah diberitakan blangko E-KTP di Dukcapil Kota Palu Kosong. Hal itu diakui Kepala Bidang Pelayanan pendaftaran Penduduk Drs I Ketut Simon.

“Maaf pak sampai hari ini blangko pembuatan E-KTP lagi kosong, jadi surat keterangan KTP saja ya pak yang bisa kami keluarkan hari ini,”ujar Kepala Bidang Pelayanan pendaftaran Penduduk Drs I Ketut Simon menjawab deadline-news.com Rabu siang (2/1-2019) di ruang kerjanya. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: