Program TJSP DSLNG Ciptakan Peluang Bersama Menuju Kemandirian Ekonomi

foto para Jurnalis di Maleo Centre milik PT.DSLNG. foto Bang Doel/deadline-news.com
0

Catatan Irwan K Basir

Membangun pemahaman dan kepercayaan masyarakat sekitar terhadap suatu perusahaan tidaklah mudah, namun dengan komitmen dan kesungguhan melalui berbagai upaya nyata menjadikan apa yang tidak mungkin menjadi niscaya.

Hal itu pada awalnya juga dirasakan oleh PT Donggi-Senoro LNG (DSLNG), yang merupakan perusahaan pengolahan gas alam menjadi gas alam cair (LNG) serta pemasaran, penjualan dan pengiriman LNG yang ada di Desa Uso, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah.

Selama satu dekade berdirinya DSLNG sebagai perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) yang mengadopsi model pengembangan hulu dan hilir secara terpisah sesuai Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi No. 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi di Kabupaten Banggai.

Tentu saja memiliki komitmen untuk mencapai pembangunan masyarakat berkelanjutan di wilayah operasionalnya. Sejak resmi berdiri pada tanggal 28 Desember 2007 DSLNG sebagai PMA kerja sama antara perusahaan energi terkemuka yang terdiri atas PT Pertamina (Persero), PT Medco Energi Internasional Tbk, Mitsubishi Corporation dan Korea Gas Corporation, berkomitmen melaksanakan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) atau Corporate Sosial Responsibility (CSR) yang dapat menciptakan peluang ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.

Program ini sudah barang tentu mengacu pada undang-undang dan peraturan pemerintah yang berlaku diantaranya Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi Nomor 22 Tahun 2001, Undang-Undang Perseroan Terbatas Nomor 40 Tahun 2007 dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2012 tentang tanggung jawab sosial dan lingkungan.

DSLNG yang memiliki visi menjadi penyedia LNG yang aman dan dapat diandalkan, mendukung komitmen global Pemerintah Indonesia dalam mewujudkan agenda tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG), September 2015–2030.

Melalui misi membangun dan mengoperasikan proyek LNG yang terpercaya, memastikan semua pemangku kepentingan mendapatkan manfaat dari rantai nilai LNG dan menjadi perusahaan LNG yang bertanggungjawab secara sosial dan lingkungan itu, maka upaya menciptakan peluang bersama menuju kemandirian masyarakat dilakukan.

Sektor-sektor yang menjadi sasaran untuk menciptakan peluang bersama masyarakat melalui program TJSP adalah sektor ekonomi, kesehatan, pendidikan, lingkungan, infrastruktur dan sosial budaya.

Pada sektor ekonomi dilakukan peningkatan ekonomi rumah tangga dan kemandirian sosial dengan mengembangkan potensi setempat, salah satunya adalah potensi laut dan maritim, khususnya perikanan dan hasil laut lainnya yang diarahkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat melalui kelompok-kelompok. Hasilnya 19 kelompok nelayan masuk kategori bertumbuh dan 7 kelompok telah berada pada kategori berkembang.

Bidang pertanian juga menjadi sasaran program TJSP DSLNG, dengan melakukan pemberdayaan kelompok tani yang hasilnya produksi tanaman padi dan cabai meningkat signifikan.

Sudah barang tentu hal itu dilakukan dengan program kemitraan melibatkan sejumlah instansi terkait lainnya. Kelompok simpan pinjam perempuan melalui bantuan modal usaha produktif dan pengembangan usaha yang menjadi bagian program TJSP juga bertumbuh dengan trend positif.

Pada bidang pendidikan program TJSP berupaya meningkatnya akses dan kualitas pendidikan dasar masyarakat setempat berbasis kemitraan termasuk memberikan pelatihan kerja usaha kecil menengah terhadap masyarkat sekitar.

Pemberian beasiswa dan penguatan sarana dan prasarana sekolah serta pendidikan informal dan keagamaan juga menjadi bagian bidang pendidikan. Hasilnya bisa dilihat dengan meningkatnya sumber daya manusia yang kemudian bisa menjadi pionir menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Program TJSP DSLNG dibidang kesehatan fokus pada penanganan kesehatan berbasis masyarakat, dengan sasaran utama adalah pusat pelayanan kesehatan masyarakat dari tingkat desa/kelurahaan sampai pada tingkat kecamatan, melalui penguatan kader kesehatan desa/kelurahan, Bidan dan petugas puskesmas dan guru-guru Unit Kesehatan Sekolah (UKS) di sekolah. Pendampingan Puskesmas, pendampingan UKS, pendampingan kader kesehatan mencapai sasaran meningkatnya kesehatan masyarakat.

CSR PT Donggi-Senoro LNG di bidang lingkungan yang bertujuan untuk mendukung upaya pelestarian lingkungan yang aman, sehat dan berkelanjutan dan berbasis ekonomi kerakyatan. Dimana implementasinya, berupa program lingkungan yang dilaksanakan melalui program kemitraan dengan pemangku kepentingan setempat di tingkat pemerintah daerah Kabupaten, lembaga sosial masyarakat yang ada di daerah maupun nasional.

Berupa bantuan listrik masuk desa, penanggulangan abrasi pantai, mendukung keberlangsungan biota laut melalui budidaya ikan capung, penanggulangan sampah berbasis masyarakat, revegetasi terumbu karang dan bantuan jamban keluarga miskin.

Terakhir program Infrastruktur dalam ranga meningkatnya akses dan pengunaan fasilitas umum yang berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat juga telah dilaksanakan. Implementasinya berupa pembangunan jalan desa dan pembuatan serta pemasangan paving block.

Setiap usaha pasti tidak menghianati hasil, program TJSP DSLNG mendapat penilaian positif baik oleh masyarakat sekitar maupun tingkat nasional. Sejumlah penghargaanpun diraih, pada tahun 2014, DSLNG menerima Silver Awards di Indonesian CSR Awards melalui program konservasi burung Maleo dan program pelatihan kompetensi kejuruan bagi mereka di usia produktif.

Tahun 2015, DSLNG menerima penghargaan untuk Pemberdayaan Perempuan-Program Keuangan Mikro pada Annual Global CSR Summit and Award 2015 ke-7 yang diselenggarakan di Yogyakarta pada tanggal 19 Maret 2015.

Masih pada tahun yang sama DSLNG, di Gelar Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Budaya Awards 2015, menerima 5 penghargaan emas, 1 penghargaan perak dan 2 penghargaan apresiasi yang diselenggarakan oleh Corporate Forum on Community Development (CFCD) dalam kemitraan dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan pada 29 Juli 2015.

Pada tahun berikutnya DSLNG menerima Bronze Award untuk Program Kemasyarakatan Terbaik untuk kategori perusahaan dengan kapitalisasi pasar 1 miliar dolar AS atau lebih, pada Global Corporate Governance and Transparency Summit, yang digelar di Bali pada 21 April 2016.

Penghargaan atas upaya CSR DSLNG terus mendapat apresiasi bahkan ditingkat internasional, DSLNG meraih tiga penghargaan pada acara the 9th Global CSR Summit & Awards 2017 yang berlangsung di Langkawi, Malaysia.

Penghargaan tersebut adalah emas The Pinnacle Group International Organised By the 8TH Annual Global Csr Summit & Awards 2016 Best Community Programme Award USD 1 Billion and above in Market Cap Bronze untuk kategori Pemberdayaan Perempuan, penghargaan perak kategori Program Pemberdayaan Masyarakat Terbaik dan Program Literasi dan Pendidikan. (Karya ini diikutkan dalam lomba karya jurnalistik AJD 2018). ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: