“Presiden Lamban Ambil Keputusan Penjarakan Ahok”

massa aksi pembela Alquran dan penjarakan Ahok berjalan menuju Mapolda Sulteng. Foto Andi Attas Abdullah DN-koranpedoman.com
0

Andi Attas Abdullah (Deadline News/koranpedoman.com)-Palu-Sekretaris persatuan guru Nahdatul Ulama Mahyudin Syah ditengah-te ngah massa aksi menegaskan presiden sangat lamban mengambil keputusan untuk mengadili dan memenjarakan Ahok.
Padahal sudah jelas-jelas Ahok telah menistakan Alquran. Olehnya jika Polri belum menangkap dan mengadili Ahok maka kita siap berjihad.
Ia juga menyinggung Ustazd Anton Medan yang mantan preman dan sudah sadar dan menjadi Mualaf justru membela Ahok. Makanya Anton adalah bagian dari golongan yang menistakan Agama Allah (Alquran).
Massa aksi yang masih bertahan sampai pukul 17:07 wita, terus bergantian melakukan orasi membakar semangat peserta aksi untuk terus meneriakkan Takbir, Tahmid dan Tahlil.
Hadir dalam aksi itu Tokoh perdamaian Poso di Malino Nawawi S Kikat, tokoh pemuda Donggala Datu Wajar Lamarauna, praktisi hukum Ermas Cintawan. Dan masih banyak tokoh-tokoh muslim lainnya, termasuk tokoh mudah aktivis Islam asal Poso Fahmi Pudungge. Aksi membubarkan diri secara tertib dari Mapolda Sulteng menuju Masjid Raya Lolu tepat pada pukul 17:40 wita. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: