Poros Pinrang – Rappang Rusak Parah

foto beginilah kondisi ruas jalan nasional di wilayah utara Sulsel. foto Bang Doel/deadline-news.com
0

 

Bang Doel (deadline-news.com)-Pinrangsulsel-Jalan Poros Pinrang – Baranti Rappang Sidrap Sulawesi Selatan rusak parah.

Kerusakan itu mulai dari kilometer 5 Pinrang. Dan yang paling parah di kilometer 6,7,8,9 Pinrang – Baranti, tepatnya di depan Polsek dan Puskesmas Mattiro Deceng.

Foto ruas jalan Pangaparang ke Benteng Paremba – Tombang Kec.Lembang Kab.Pinrang Sulsel. Foto Bang Doel/deadline-news.com

 

Tak ada lagi aspal, tinggal batu dan krikil bercampur tanah. Dan berlubang-lubang becek serta licin.

Pantauan deadline-news.com Sabtu sore (22/1-2022), sepanjan kurang lebih 5 kilometer dari arah Pinrang sangat rusak parah.

Ruas jalan Punrang Baranti Rappang Sidrap itu merupakan kewenangan pemerintah provinsi Sulawesi Selatan.

Tahun 2019-2020 sekitar 3 kilometer ruas jalan Pinrang ke Sidrap itu telah diperbaiki dan ditingkatkan dendan aspal butas.

Namun sayangnya masih tersisa 5 kilometer lagi di wilayah Pinrang mengalami rusak parah.

Sedangkan di wilayah Sidrap tepat di Baranti dan Rappang masih ada sekitar 7-10 kilometer yang berlubang-lubang.

Di Wilayah Pinrang sendiri masuh banyak ruas jalan yang rusak parah, seperti di poros Pangaparang, Benteng Paremba sampai Tumbang Kecamatan Lembang juga sangat parah kerusakannya. Termasuk beberapa jembatan.

Begitupun ruas dalam kota Pinrang masih banyak yang berluang-lubang dan digenangi air, seperti di persimpangan jalan Imam Bonjol dengan jalan Sultan Hasanuddin.

Abdul Kahar dan Tahir menjawab deadline-news.com mengatakan ruas jalan Poros Pinrang Baranti Rappang Sidrap itu sudah sangat lama mengalami ke rusakan.

Makanya dibadan jalan sudah tidak ada aspal dan berlubang-lubang, sehingga tidak ada lagi tempat menghindar. Karena semua berlubang-lubang mengangah dan digenangi air bagaikan kubangan kerbau.

Sampai berita ini naik tayang belum ada pejabat pemerintah yang berwewenang dapat dikonfirmasi. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: