Pansus Covid19 Terbentuk, Kadinkes Touna Siap Diperiksa

0

 

Syamsul Bahri M. Kasim (deadline-news.com) Tounasulteng – Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) menetapkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus).

Penetapan pembentukan pansus itu disampaikan Ketua DPRD Touna Mahmud Lahay saat rapat paripurna penetapan persetujuan bersama terhadap rancangan perda tentang pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2019.

Ketua DPRD Mahmud Lahay mengatakan, pembentukan pansus tersebut pada rapat paripurna atas usul anggota DPRD setelah mendapat pertimbangan badan musyawarah.

Menindaklanjuti ketentuan itu kata Mahmud Lahay, pada tanggal 24-27 juli tahun 2020, badan musyawarah mengadakan rapat.

Kata Ketua Mahmud Lahay, dua Panitia khusus (pansus) yang diusul oleh fraksi-fraksi tersebut yakni pansus penggunaan anggaran covi19, dan pansus pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2019.

Dari kedua usul itu kata Mahmud Lahay, badan musyawarah menyepakati hanya ada satu pansus yang dibentuk, yakni pansus penggunaan anggaran covid19.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tojo Una-Una Dra. Jafanet Alfari saat ditemui deadline-news.com di ruang kerjanya Jumat (7/8-2020), mengatakan, jika pansus itu sudah terbentuk, pihaknya siap untuk diperiksa.

Sebab kata kadinkes Jafanet, pihaknya telah menyiapkan laporan penggunaan dana tersebut.

Hanya saja kata Kadinkes Jafanet, sebelum diperiksa, ia perlu menjekaskan RAB yang ia usulkan.

“Perlu diketahui, bahwa Rencana Anggaran Belanja (RAB) yang diusulkan sebesar Rp, 6 miliar lebih, namun yang disepakati hanya 5 miliar lebih,”akunya.

Menurutnya anggaran Covid19 sebesar Rp 5 milar lebih itu telah direalisasikan ke dua rumah sakit, yakni rumah sakit Ampana dan Rumah sakit wakai.

“Jadi jika anggaran 5 miliar lebih akan diperiksa, ia mengatakan silahkan, sebab pihaknya telah menyiapkan bukti realisasi itu,”tuturnya.***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: