Menikmati Bebek Nasu Palekko di Teras Bambu Pinrang

foto suasana di teras bambu bebek Nasu Palekko Pinrang. foto dok Yahya/deadline-news.com
0

foto lokasi Teras Bambu Bebek Nasu Palekko di jalan Lerang-Lerang depan Masjid Anamira Pinrang. foto dok Yahya/deadline-news.com

Bang Doel (deadline-news.com)-Pinrangsulsel-Siang itu Rabu (6/2-2019), bersama dua putri kecilku dan istri tersayang, saya meninggalkan kediaman orang tuaku di Lombo Lembang Kabupaten Pinrang Sulsel menuju kota Pinrang di Sawitto.

Tepat pukul 12:30 wita, kami tiba di kota Pinrang Sawitto, anak istriku sudah keroncongan perutnya pertanda sudah lapar. Dengan menelusuri ruas jalan nasional Pinrang – Pare-Pare lalu belok kiri ke jalan Lerang-Lerang tepatnya di depan masjid Anamira sebelah irigasi Lerang-Lerang Pinrang terdapat salah satu tempat makan khas Pinrang dengan Bebek nasu Palekko.

Adalah Teras Bambu nama tempat kuliner khas bugis dengan Bebek nasu Palekko itu. Racikan bumbunya memang terasa di lidah. Tempatnya juga sangat asri dan alami. Bagaimana tidak, sesuai namanya teras bamboo, semua assessoriesnya terbuat dari bambu.

Kazebo yang terbuat dari Bambu ini sengaja dipesan dari Toraja, sehingga keaslian kazebo tersebut tidak diragukan lagi. Sebanyak 5 unit kazebo yang terbuat dari bambu diwarung bebek Nasu (Masakan) Palekko khas Bugis itu.

“Dibutuh 4 bulan untuk pembuatan kazebo di warung bebek Nasu palekko Teras Bambu ini, dengan harga mencapai Rp.70 an juta perunit,”ujar Yahya selaku arsitektur Teras Bambu Bebek Nasu Palekko itu, menjawab deadlinde-news.com disela-sela makan siang Rabu (6/2-2019).

Bahan baku bebek Nasu palekko di teras Bambu ini selalu segar. Karena didatangkan sesuai kebutuhan konsumen. Dan dikerjakan oleh 5 orang yang ahli dibidangnya. Bebek Nasu Palekko di teras Bambu ini diambil dari wilayah Pinrang dan Sidrap.

“Kami ambil bahan baku (bebek) dari beberapa suplayer di sekitar Pinrang dan Sidrap. Dan Alhamdulillah selalu segar dan sehat. Sebab kami menjaga kwalitas untuk memberikan peayanan terbaik bagi konsumen. Harganyapun tidak merobek kantong, sebab hanya Rp,80 ribu perekor. Dan tersedia selain bebek nasu Palekko juga koreng bebek,,”ujar Yahya. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: