Masih ada 40 Ribu Jiwa, Korban Bencana Butuh Perhatian di Palu

foto Walikota Palu Drs.Hidayat, M.Si saat memberikan sambutan pada pelepasan tim safari ramadhan (silaturahim) Mubaligh Pemkot Palu yang turun ke masjid-masjid se kota Palu. foto humas/deadline-news.com
0

Ilong (deadline-news.com)-Palukotakailisulteng-Wali kota Palu, Drs. Hidayat, M.Si melepas Tim Silaturahmi Ramadhan 1440 Hijriah Senin, (13/5-2019) di Kediamannya yang ditandai buka puasa bersama.

Dalam arahannya, Wali kota Hidayat menyampaikan bahwa pasca Pemilu Serentak tahun 2019 ini, terdapat gonjang-ganjing yang timbul akibat provokasi dari pihak-pihak tertentu.

Menurutnya, yang harus dibangun saat ini bukanlah “gontok-gontokan” usai penetapan KPU 22 Mei 2019 yang bertepatan dengan 17 Ramadhan 1440 Hijriah mendatang.

“Masih ada 40 ribu jiwa lebih yang saat ini menunggu uluran tangan kita semua, mereka kehilangan lapangan kerja, harta, bahkan keluarga. Ini yang harus jadi perhatian kita di kota Palu,” ungkap Wali kota Hidayat.

Sehingga, Wali kota menyatakan isu “Perang Badar” yang berkembang pasca penetapan KPU, tidaklah benar akan terjadi khususnya di kota Palu. Karena kita masih ingin membantu saudara dan keluarga kita yang terdampak parah bencana 28 September 2018 silam.

Oleh karena itu, Walikota Hidayat berharap kehadiran para Mubaligh yang menjadi tim Silaturahmi Ramadhan Pemkot Palu, akan membawa kesejukan di tengah-tengah masyarakat.

“Saya kira para Mubaligh bisa membahasakannya dalam bahasa Agama, sehingga kehadiran kita di tengah-tengah masyarakat membawa kesejukan bahkan kedamaian,” harapnya.

Adapun jumlah Mubaligh yang akan diturunkan sebanyak 35 orang dan akan berceramah di 140 masjid se-kota Palu mulai tanggal 16 – 20 Mei 2019. (rilis Humas Pemkot Palu).***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: