Longki : Pelantikan Tak Ada Pelanggaran dan Bukan Kepentingan Syahwat Politik Saya

foto Gubernur Sulteng Drs.H.Longki Djanggola, M.Si dikunjungi petugas PPDP. foto humas/deadline-news.com
0

 

Foto surat persetujuan mendagri terkait pelantikan eselon di Lingkup Pemprov Sulteng. Foto Bang Doel/deadline-news.com

 

Antasena (deadline-news.com)-Palusulteng-Gubernur Sulawesi Tengah Drs.H.Longki Djanggola,M.Si menanggapi tudingan gubernur terpilih Sulteng 2020-2024, H.Rusdy Mastura, menegaskan sebenarnya sederhana sekali masalahnya.

“Saya melakukan pengukuhan /pelantikan karena sudah ada persetujun mendagri no 821/1388/OTDA tgl 3 Maret 2021, Perihal persetujuan pengukuhan dan pelantikan pejabat administrator dan pejabat pengawas dilingkungan pemerintah prop sulteng,”kata Gubernur Sulteng Longki menanggapi pernyataan Gubernur terpilih periode 2020-2024 Rusdy Mastura terkait pelantikan pejabat eselon hari ini Rabu (10/3-2021).

Kata mantan bupati dua periode Parigi Moutong itu, jadi pelantikan nanti tidak ada yang dilanggar dan bukan karena kepentingan syahwat politik saya sebagimana yang Cudi sampaikan.

“Jika nanti setelah beliau bung Cudi dilantik pada bulan Juni 2021, yang kemudian beliau tidak suka / tidak setuju dengan pejabat-pejabat yang masih menjbat tersebut, SILAHKAN gubernur Cudi merombak / mengganti pejabat-pejabat tersebut,”ujar Longki.

Namun kata Longki tentu harus sesuai juga dengan ketentuan-ketentuan perundang-undangan yaitu beliau diizinkan untuk merubah, mengganti setelah 6 bulan habis dilantik.

“Semua kebijakan yang saya lakukan semata demi lancarnya roda pemerintahan dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat,”tegas Gubernur Sulteng dua periode itu

Menurunya pemerintahan tidak boleh stagnan. Karena ada perubahan nomenclatur di jabatan -jabatan pemda Sulteng.

Apalagi anggaran kegiatan untuk tahun anggaran 2021 sudah diputuskan di dewan (DPRD) melekat pada opd-opd yang ada perubahan nomenclaturnya.

“Jadi kalau pak cudi mau melapor dan meminta untuk dibatalkan pelantikan nanti silahkan ditujukan ke mendagri. Karena saya hanya melaksanakan persetujun Mendagri untuk pengukuhan pejabat-pejabat tersebut,”jelas Gubernur Longki.***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: