Lanjutkan Tahapan Pilwalkot KPU Palu Terapkan Protkes Covid-19

foto komisioner saat sampaikan tahapan pilwakot dengan protkes covid19. foto ist/deadline-news.com
0

 

Ilong (deadline-news.com)-Palusulteng-Lanjutkan tahapan pemilihan wali kota (Pilwalkot) yang sempat tertunda, komisi pemilihan umum (KPU) Kota Palu terapkan protekol kesehatan (Protkes) covid19.

Penundaan Pilwalkot itu diakibatkan pandemic covid-19, yang merebak pada awal maret 2020.

Tahapan yang tertunda adalah pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada awal Maret 2020 lalu dan dilanjutkan, Senin (15/6-2020).

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan PPS dipimpin Ketua KPU Palu Agussalim Wahid di di salah satu hotel di Palu.

Ketua KPU Palu,Agussalim usai pelantikan menyampaikan kepada jajaran PPS agar dalam melaksanakan tugas nanti, wajib menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid 19 itu.

“Terutama menyangkut kedispilinan menggunakan masker, jaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, rutin mengukur suhu tubuh dan menggunakan hand zanitiser,”jelas Agussalim.

Kata Agus karena standar pencegahan penyebaran Covid 19 menekankan adanya perokok physical distancing atau menjaga jarak serta hindari kerumunan. Sementara tahapan Pilkada sendiri akan banyak terjadi interkasi dengan orang banyak.

Menurut Agussalim, tugas PPS pada Pilkada serentak tahun ini sedikit lebih berat. Sebab tidak hanya melaksanakan tugas wajib sebagai penyelenggara.

Namun juga dituntut bisa meyakinkan masyarakat untuk datang menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) secara aman dan dengan standar protokol.

“PPS harus bisa meyakinkan masyarakat dengan standar covid. Bukan sekedar melaksanakan tahapan atau kampanye Pilkada. Melainkan bisa datang secara nyaman ke TPS dalam situasi pandemi ini,”pinta Agussalim.

Ia menegaskan,tantangan berat PPS lainnya pada Pilkada serentak tahun 2020 ini, adalah membangun strategi agar masyarakat nantinya tidak takut rumahnya dikunjungi untuk pemutahkiran data.

“Stratetgi itulah yang harus dibangun bersama bila ada masyarakat yang tidak berkenan rumahnya didatangi,”ujarnya.

Dia mengingatkan agar penyelenggara jangan lalai dan membuat masyarakat mengabaikan haknya pada Pilkada tahun 2020 ini.

Dia juga menegaskan bahwa seluruh penyelenggaran termasuk PPS akan diawasi masyarakat dalam melaksanakan tugasnya.

Sebab semua pihak nantinya ingin memastikan apakah tahapan berjalan sesuai standar protokol pencegahan penyebaran Covid 19 ini atau tidak.

“Dimasa New normal itu KPU Palu bekerja berdampingan dengan Covid sehingga dalam bekerja harus tetap patuhi protokol kesehatan covid-19,”terang Agussalim.

Agus berharap kepada para petugas PPS yang dilantik untuk melanjutkan pemilihan ketua, sekretaris dan bendahara serta berkoordinasi dengan lurah setempat untuk mencari 3 orang sekretariat.

“Sebab akan ada bimbingan teknis untuk menjalin sinergitas dengan PPS, antar lembaga, PPK dan PPS dan pengawas. Agar semuanya bisa mengetahui tahapan dan tidak terjadi mis komunikasi,”ucapnya.
Agussalim menitip pesan kepada PPS untuk terus memperbaharui wawasan terkait tahapan Pilkada. Seperti melalui diskusi dengan Panitia Pemilihan Kecamatan ( PPK).

Sebab apa yang disampaikan PPS terkait tahapan itu akan menjadi pegangan masyarakat. Terlebih saat ini tak ada lagi kampanye akbar. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: