Lagi Pasien Covid19 Meninggal Dunia di RSUD Mokopido

0

 

ahdi Rumi (deadline-news.com)-Tolitolisulteng- Senin (11/1-2021), lagi satu orang pasien covid19 jenis kelamin perempuan 84 tahun meninggal dunia di rsud Mokopido Tolitoli Sulteng.

Sehingga jumlah pasien covid19 di kabupaten Tolitoli yang meninggal dunia sudah 6 orang.

Selain itu pasien covid19 kembali bertambah sebanyak 4 orang.

Ke 4 orang ini merupàkan pasien umum yang sudah beberapa hari dirawat di rsu Mokopido. Namun ke 4 orang ini setelah dilakukan pemeriksaan sample swab di lab kesehatan RSUD Mokopido ternyata terkonfirmasi positif covid19.

Dan ke 4 orang ini langsung dipindahkan ke ruang isolasi di RSUD Mokopido Tolitoli. Dengan bertambahnya 4 orang pasien covid19 ini, maka pasien covid19 di Tolitoli sebanyak 81 orang.

“29 org pasien di rawat di ruang isolasi rsud Mokopido, dan 52 orang pasien covid19 dilakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing dengan pengawasan dan pemantauan ketat,”demikian disampaikan jubir covid19 Tolitoli Arham Jacob, SH menjawab wartawan di Tolitoli.

Menurutnya dengan semakin bertambahnya pasien covid19 di Tolitoli dari hari ke hari ini, menyebabkan pihak rsud Mokopido kewalahan menampung pasien disebabkan keterbatasan ruangan.

Bukan itu saja kata Arham Jacob, pihak perawat pasien covid19 pun jumlahnya terbatas, sehingga mengalami keletihan akibat harus bekerja ekstra dan ini kata Jubir bisa berdampak menurunnya kualitas pelayanan.

Selasa dini hari tadi (12/1-2021), sekitar pukul 00.45 wita bertambah satu lagi pasien covid19 di Tolitoli, dengan jenis kelamin laki-laki, umur 60 tahun.

Pasien ini berasal dari kelurahan panasakan kecamatan Baolan. Ia terpapar covid19 sejak Minggu (10/1-2021) dan dinyatakan meninggal dunia di RSUD Mokopido Tolitoli.

Pasien ini merupakan pasien covid19 yang ke 7 meninggal dunia, sehingga dalam dua hari terakhir diawal tahun 2021 ini sudah 3 pasien covid19 meninggal dunia berturut – turut.

Hal ini dikatakan jubir percepatan penanganan covid19 kabupaten Tolitoli Arham Jacob kepada wartawan di Tolitoli Selasa (12/1-2021).

Kata Arham, melihat penomena ini, kita sangat mengharapkan warga masyarakat Tolitoli untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan selalu menggunakan Masker, jaga jarak, hindari kerumunan Massa dan selalu cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: