Kapolda Sulteng Minta Jurnalis Sajikan Berita Mencerahkan, Bukan Hoax

0

 

Bang Doel (deadline-news.com)-Palusulteng-Pagi itu Selasa (15/9-2020), sekitar pukul 10:30 wita, acara Ramah Tama Kapolda Sulteng yang baru Irjen Pol.Drs.Abdul Rakhman Baso,SH bersama jajarannya dengan para pimpinan media dan wartawan baru dimuali.

Padahal mestinya pukul 9:30 wita sesuai undangan. Tapi karena ada agenda sebelumnya yakni pemusnahan barang bukti (Babuk) di Badan Narkotikan Nasional Provinsi (BNNP) Sulteng yang dihadiri Kapolda Sulteng Irjen Pol Rambo begitu panggilan akrab Rakhman Baso.

Dihadapan para pimpinan media dan jurnasli baik online, elektronik dan cetak, Irjen Rambo mengajak agar menyajikan berita-berita yang dapat mencerahkan masyarakat, bukan informasi hoax.

“Mari kita jaga kota Palu Sulawesi Tengah dari informasi hoax, sajikanlah berita-berita yang mencerahkan,”pintanya.

Menurutnya dalam membantu masyarakat dimasa pandemi covid19, pihaknya akan mengundang para pimpinan Bank yang ada di Palu, untuk membicarakan pemanfaatan CRSnya dalam bentuk pembangunan dan penyediaan WIFI di lokasi Hunian Sementara dan Hunian Tetap (HUNTARA-HUNTAP), agar masyarakat dapat memperoleh informasi dan anak-anak mereka dapat belajar online dari rumah.

Irjen Pol Rambo menegaskan pihaknya selalu terbuka dengan pers. Dimanapun dan kapanpun dirinya siap melayani pers.

“Saya tidak mau menghambat kerja-kerja pers. Saya mematuhi undang-undang keterbukaan informasi pulik (UU KIP). Olehnya dimanapun dan kapanpun saya siap melayani kawan-kawan jurnis,”tutur putra kelahiran Maros Sulsel itu.

Kepala RRI Palu Ferdy Kusno diawal sambutannya sebagai perwakilan semua media menegaskan silaturahim antara Kapolda Sulteng bersama jajarannya dengan pers jangan hanya sampai disini.

Berkesinambungan dalam bentuk dan model lain. Misalnya kopi pagi bersama Kapolda dan jajarannya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Sulteng KOMBES POL Ddidik Supranoto menyebutkan sekitar 60an perwakilan media yang hadir pada acara ramah tama dengan Kapolda baru Sulteng itu.

Ramah tama Kapolda Sulteng Irjen Pol Rambo itu berlangsung dalam suasan yang penuh keakraban. Bahkan Kapolda Irjen Rambo mendatangi setiap meja untuk bersua foto dengan para jurnalis itu.

Namun sayangnya pertemuan itu dicederai dengan dicabutnya pentil ban motor salah seorang jurnis bernama Hamdi.

Celakanya pentil motornya diduga dicabut oleh oknum anggota Polda Sulteng saat berlangsung acara. Sebab diduga Hamdi memarkir motornya di areal terlarang. Karena sebelumnya sudah diarahkan oleh oknum propam Polda Sulteng untuk memarkir ditempat yang benar. Arah itu sudah dilaksanakan, tapi pentil motor tetap dicabut, sehingga motor pewarta dari media cetak dan online itu kempes dan tidak dapat digunakan.

UntungnyanBidhumas Polda Sulteng cepat mengantisipasinya dengan membeli pompa baru dan memasang pentil ban motor Hamdi, sehingga motor Hamdi dapat dikendarai kembali untuk melaksanakan tugas ditempat lain. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: