Kapolda : Masalahnya Menyangkut Priuk Masyarakat

0

 

Bang Doel (deadline-news.com)-Palusulteng-Aktivitas di lokasi tambang ilegal Dongi-Dongi Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso Sulawesi Tengah masih berlangsung, sekalipun sudah dinyatakan ditutup oleh Polda Sulteng saat dijabat Irjen. Pol. Drs. H. Syafril Nursal, S.H, M.H.

Bahkan telah terjadi tindakan kriminal antara para petambang di salah satu camp milik petambang di Dongi-Dongi itu. Seperti yang terjadi Selasa lalu (27/10-2020), di camp salah seorang petambang, terjadi perkelahian berujung maut yang melibatkan 2 warga Sulawesi Utara (Sulut).

Adalah Karel Kakunsi (41), korban penikaman oleh Heru Sulistio Momintan (27). Karel meninggal dunia akibat luka tikaman dibagian mulut dan perut sebelah kanan.Sedangkan pelaku Heru sudah diamankan pihak Polres Poso.

Kapolda Sulteng Irjen pol.Abdul Rakhman Baso yang dikonfirmasi via chat di whatsappnya minggu petang (1/11-2020), mengatakan kasus tersebut sudah dalam proses hukum di Polres Poso

“Sudah proses hukum pak di polres Poso,”jawab Kapolda.

Disinggung soal langkah-langkah yang akan diambil terkait masih maraknya aktivitas tambang ilegal di Dongi-Dongi, kapolda menegaskan bahwa Kapolres Poso suduh mengambil langkah-langkah dan koordinasi dengan forkopimdanya dan dinas terkait.

“Kapolres Poso suduh mengambil langkah-langkah dan koordinasi dengan forkopimdanya dan dinas terkait. Masalahnya itu menyangkut Periuk masyarakat juga,”tulis Kapolda Irjen Rakhman Baso. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: