Ini Upaya Pemkot Palu Cegah Penularan C19

foto PLT Direktur RSUD Anutapura Palu drg.Herry Mulyadi, M.Si. foto humas/deadline-news.com
0

 

Andi Attas Abdullah (deadline-news.com)-Palusulteng-Pasien covid19 kota Palu mulai meningkat lagi. Perhari Minggu (20/6-2021), tercatat 23 pasien sedang menjalani perawatan di RSUD Anutapura Palu.

Padahal pernah sempat melandai, dan kini kota Palu termasuk zona orange. Lalu apa upaya pemerintah kota Palu menyikapi melonjaknya kembali pasien covid19.

Direktur RSUD Anutapura Palu drg.Herry Muliyadi,M.Si menjawab deadline-news.com Minggu (20/6-2021), mengatakan walikota Palu H.Hadianto Rasyid,SE dalam rapat menerangkan bahwa upaya antisipasi pencegahan penyebaran covid19 segera dilakukan pembatasan.

Yakni Restoran, caffe, warkop dan tempat acara nikah tetap diperbolehkan. Hanya saja 50 persen boleh dari kapasitas dengan tetap mengikuti protokol kesehatan (Protkes) vovid19, selalu menggunakan masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan memakai sabun dan air bersih mengalir.

Kata drg Herry selain itu dilakukan pembatasan waktu hanya sampai pukul 21:00 wita.

“Insya Allah rencana akan dibatasi sapai jam 21 malam tempat-tempat seperti restoran, caffe, warkop dan acara nikahan tersebut. Setelah itu ditutup dan tim satgas juga akan makin intens turun pantau,”ujar Herry.

Herry menambahkan walikota meminta semua rumah sakit di kota Palu bersiap diri menerima pasien isolasi.

“Dalam rapat bersama kamrin Sabtu (19/6-2021), diruang pa wlikota upaya pemkot mengantisipasi melonjaknya pasen covid19, perintah pa wali rs anutapura undata dan swasta agar bersiap diri ruang isolasi jika kelak tiba2 mlonjak dan prokes diperketst,”terang Dokter gaul dan komunikatif itu.

Hal ini dilakukan pemkot Palu mengingat
beberapa daerah sedang mengalami lonjakan kasus dan banyak tenaga kesehatan yg terpapar.

“Bila membutuhkan bantuan agar segera lapor ke puskesmas terdekat termasuk e Kalurahan,”kata drg Herry dengan nada menyarankan. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: