I Ketut Simon : Tidak Ada Biaya Perjalanan ke Jakarta

foto anggota Dekot dan pejabat OPD Kota palu saat sidang paripurna di Dekot Palu Jum'at (4/1-2019). foto Nanang/deadline-news.com
0

foto suasana sidang paripurna akhir dan awal masa sidang catur wulan III dan I 2018/2019 Jum’at (4/1-2019). foto Nanang/deadline-news.com
foto suasana sidang Paripurna III dan I 2018/2019 Dekot Palu Jum’at (4/1-2019). foto Nanang/deadline-news.com
foto Sekot Palu Asri, SH sedang menyampaikan sambutan Walikota Palu Drs.Hidayat, M.Si di hadapan sidang paripurna DPRD Kota Palu Jum’at (4/1-2019). foto Nanang/deadline-news.com
foto Sekot Palu Asri, SH menerima dokumen hasil sidang selama 2018 dari Ketua DPRD Kota Palu Drs.H.Ishak Cae, M.Si didampingi dua wakil ketua Dekot Erfandy Suyuti dan Basmin Karim. foto Nanang/deadline-news.com Jum’at (4/1-2019).

Bang Doel (deadline-news.com)-Palusulteng-Terkait kekosongan blangko E-KTP di Dinas Kependudukan dan catatan sipil (Dukcapil) kota Palu beberapa bulan terakhir ini, ternyata diakibatkan tidak adanya biaya perjalanan dinas ke Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) di Jakarta untuk mengambil blangko E-KTP tersebut.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pelayanan pendaftaran Penduduk (Dukcapil) kota Palu Drs I Ketut Simon menjawab deadline-news.com disela-sela sidang paripurna di Dekot Palu Jum’at (4/1-2019).

Sementara itu Sekretaris Kota (Sekot) Palu Asri, SH yang dimintai pendapatnya terkait tidak adanya biaya perjalanan dinas di Dukcapil kota Palu, untuk pengambilan blangko E-KTP, menegaskan itu tidak mungkin. Ini sudah awal tahun pasti ada biaya perjalanan dinas ke Jakarta untuk urusan dinas.

“Ini awal tahun, APBD Kota sudah ditetapkan, jadi tidak benar itu kalau tidak ada biaya perjalanan dinas. Memang harus menggunakan biaya sendiri dulu, nanti setelah kembali dan urusan dinas selesai baru diajukan pengganti biaya perjalanan itu,”ujar Sekot Palu Asri, SH.

Hal senada juga ditegaskan ketua DPRD Kota Palu Drs.H.Ishak Cae, M.Si.

“Kami anggota DPRD Kota Palu, jika melakukan perjalanan dinas menggunakan biaya sendiri dulu, nanti belakangan setelah kembali dari Dinas baru diajukan biaya penggantinya,”tandas Ishak Cae. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: