HUT ke 16 Pasangkayu Diparipurnakan di DPRD

foto Bupati Ir.H.Agus Ambo Djiwa,MP, Wakil Bupati Drs.HM.Saal dan Wakil Ketua I DPRD Pasangkayu H.Yaumil Ambo Djiwa, SH pada acara rapat paripurna hut ke 16 Pasangkayu. foto dok humas/deadline-news.com
0

foto Bupati Pasangkayu Ir.H.Agus Ambo Djiwa, MP angkat jempol 2 didampingi wakil Bupati Drs.HM.Saal saat mengikuti sidang paripurna di DPRD Pasangkayu yang dipimpin Waket I Yaumil Ambo Djiwa pada hut pasangkayu ke 16 tahun. foto dok humas/deadline-news.com
foto bersama Bupati Ir.H.Agus Ambo Djiwa, wakil Bupati Drs.HM.Saal bersama para pejabat OPD dan tokoh masyarakat di hut ke 16 Pasangkayu di DPRD. foto dok humas/deadline-news.com
foto Bupati Ir.Agus Ambo Djiwa, MP, Wakil Bupati Drs.HM.Saal, Sekda Firman, SP, MP dan masyarakat. foto dok humas/deadline-news.com
foto suasana sidang paripurna di hut ke 16 Pasangkayu yang dihadiri masyarakat dan para pejabat OPD. foto dok humas/deadline-news.com

Bang Doel (deadline-news.com)-Pasangkayusulbar-Kamis (18/4-2019), Kabupaten Pasangkayu genap berusian 16 tahun. Di usianya yang 16 tahun Kabupaten yang dulu bernama Mamuju Utara (Matra) Sulbar itu, diperingati dengan rapat paripurna di DPRD Pasangkayu.

Peringatan hut ke 16 tahun itu, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang ditandai dengan upacara di lapangan terbuka.

Menariknya, semua peserta yang hadir dalam acara itu memakai baju adat. Berbagai macam baju adat terlihat, menggambarkan ragam budaya yang ada di kabupaten paling utara Sulbar itu.

Bahkan Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa, dan Wakilnya Muhammad Saal pun terlihat memakai baju adat.

Sidang paripurna Hut ke 16 tahun Kabupaten Pasangkayu itu dipimpin Wakil Katua DPRD Pasangkayu H.Yaumil Ambo Djiwa,SH.

Tidak terlihat 2 unsur pimpinan DPRD pada prosesi siding paripurna Hut ke 16 pasangkayu itu, yakni H.Lukman Said, S.Pdi, M.Si dan Musawir Azis Husam. Dan sangat minim kehadiran anggota DPRD Pasangkayu lainnya.

Seluruh elemen masyarakat hadir. Mereka memenuhi ruang sidang paripurna dan tenda tamu yang disediakan di luar ruangan.

Seluruh pimpinan Forkopimda bahkan tamu dari luar daerah seperti dari Kabupaten Sigi ikut hadir dalam acara monumental itu.

Rangkaian acara sendiri berlangsung tidak terlalu lama. Setelah pimpinan sidang membuka secara resmi, dilanjutkan dengan pembacaan secara singkat tentang sejarah pembentukan Kabupaten Pasangkayu yang mulanya diinisiasi dua bersaudara yakni Yaumil Ambo Djiwa dan Agus Ambo Djiwa. Kemudian sambutan dan arahan Bupati.

Dalam sambutannya, Bupati Agus menyampaikan paresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus Komite Aksi Pembentukan Kabupaten Pasangkayu (KAPKP) serta semua pihak yang terlibat dalam perjuangan pembentukan kabupaten Pasangkayu.

Ia menyebut diusia kabupaten yang sudah mencapai 16 tahun ini berbagai kemajuan telah diraih.

“Kendati begitu kami menyadari masih banyak kekurangan disana-sini. Namun saya sebagai pemerintah sebagai Ketua KAPKP berkomitmen akan terus memperbaiki kekukarangan-kekurangan itu. Kami juga terus membuka diri dan menerima masukan dari semua pihak,” aku Ketua KAPKP itu.

Ia juga menyerukan, semua pihak menjaga dan merawat apa yang telah dicapai. Serta terus bersama-sama membangun Pasangkayu.

“Hari ini kita baru saja melakukan Pemilu, olehnya mari kembali pererat persatuan, jangan saling membenci. Ini adalah kemenangan kita bersama,” pintanya.

Sementara sesepuh Kabupaten Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa yang juga memimpin sidang paripurna saat itu, berharap di usia kabupaten yang ke 16 ini, Pasangkayu bisa semakin baik dan lebih maju kedepan. Semua rakyat bisa merasakan sentuhan pembangunan.

“Ketidak hadiran teman-teman yang lain (anggota DPRD.red) di maklumi, karena mungkin mereka lagi capek dan lelah. Kitakan baru-baru saja melakuka Pileg (pemilihan legislatif)” terang Wakil Ketua DPRD Pasangkayu itu. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: