Hari Ini Gubernur Sulbar Tinjau Bencana Sungai Lariang

foto Perkampungan Desa Lariang terancam hilang, akibat abrasi. foto warga Medsos Lariang Pasangkayu Sulbar/deadline-news.com
0

foto alat berat (Albert) rusak milik Pemda Pasangkayu tampak dipinggir sungai yang terkena dampak bencana, foto warga Medsos Pasangkayu Sulbar/deadline-news.com

Bang Doel (deadline-news.com)-Palusulteng-Jika tak ada aral melintang, Senin hari ini (4/6-2018), Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Andi Ali Baal Masdar akan meninjau lokasi bencana sungai Lariang Kecamatan Tikke Raya Kabupaten Pasangkayu.

Pasalnya sejak beberapa hari terakhir ini, sungai Lariang meluap setelah diguyur hujat lebat dihulu. Dan mengakibatkan tergerusnya sebagian daratan, termasuk badan jalan.

Puluhan rumah dan perkebunan warga terendam banjir dan terancam abrasi. Seorang warga di sosial media (Face Book) bertanya, Bertanya apakah tdk ada solusi serta upaya dari Pemerintah menyikapi kondisi Desa Lariang kec Tikke Raya kabupaten Pasangkayu yang semakin hari semakin mengancam tenggelamnya perkampungan menjadi sebuah sungai Baru ??

“Apakah persoalan ini hanya Warga serta Perusahaan PT. Astra Agro Lestari (PT Letawa ) harus bekerja keras. Ada alat dari pemda, tapi sama sekali tdk bisa beraktivitas dikarnakan alat tersebut RUSAK,”tandas warga tersebut.

Asisten I Pemprov Sulbar Drs.HM.Natsir, MM yang dikonfirmasi di Palu disela-sela buka puasa bersama menjawab deadline-news.com Ahad malam (3/6-2018), membenarkan jika Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar segera melakukan peninjauan ke lokasi bencana Sungai Lariang.

“Ya besok sekitar pukul 13:00 wita, bapak Gubernur akan melakukan peninjauan ke bencana alam sungai Lariang. Setelah peninjauan bapak Gubernur segera dirembukkan dengan Pemda Pasangkayu untuk mengambil langkah-langkah antisivasi. Tapi sebetulnya sungai Lariang itu domain Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) III yang meliputi Sulteng dan Sulbar di Palu,”jelas mantan Sekda Pasangkayu itu.

Sampai berita ini naik tayang, belum ada pernyataan resmi dari Pemda Pasangkayu, langkah apa yang mereka ambil atas terancamnya Desa Lariang lenyap dari permukaan daratan, akibar digerus air banjir bandang. Pejabat Sekda Pasangkayu Firman yang dikonfirmasi via handphone, tidak diperoleh keterangannya. Handphonnya bernada sibuk. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: