Gubernur Sulsel Akan Hadiri Pesta Adat Je’ne-Je’ne Sappara

foto Panitia Je'ne-Je'ne Sappara Azis, Ahmad Celleng, Agus Salim, Karaeng Gassing, Andi Baso Ambarala (Kr.Baso) dengan Guebrnur Sulsel Prof Nurdin Abdullah di Rujab Gubernur (10/10-2018). foto Andi Hartono/deadline-news.com
0

foto Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah tengah membaca undangan pelaksanaan Pesta Adat Je’Ne-Je’ne Sappara saat panitai audiens di Rujab Gubernur Sulsel Rabu (10/10-2018). foto Andi Hartono/deadline-news.com

Andi Hartono (deadline-news.com)-Makassarsulsel-Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Prof Dr.Ir.HM.Nurdin Abdullah, M.Agr akan hadiri pembukaan pesta adat Je’ne-Je’ne Sappara Rabu malam (17/10-2018), sekitar pukul 19:25 wita, di dusun Balangloe, Desa Balangloe Tarowang Kecamatan Tarowang Kabupaten Jeneponto.

“Setelah kami audiens dengan bapak Gubernur Prof Nurdin Abdullah Rabu sore (10/10-2018) sekitar pukul 16:00 wita, beliau menyatakan kesiapannya hadir membuka secara resmin Pesta Adat Je’ne-Je’ne Sappara Rabu malam (17/10-2018), sekitar pukul 19:30 wita, stelah Ba’da Isa,”ujar ketua panitai pesta Adat Je’ne-je’ne Sappar Azis, Dg Genda, SE menjawab deadline-news.com usai audiens dengan Gubernur Nurdin Abdullah Rabu sore (10/10-2018), di Rujab Gubernur Sulsel Jalan Sungai Tangka Makassar.

Azis Dg Genda yang didampingi sekretaris panitia Ahmad Celleng, bendahara Mila dan dua orang unsur panitai lainnya yakni Agus Salim dan Karaeng Gassing mengatakan, pesta adat Je’ne-je’ne Sappara yang digelar setiap tahun adalah manisfestasi terbentuknya kerajaan Tarowang dimasa silam.

“Pesta adat Je’ne-je’ne Sappara ini kita peringati setiap tahun, yakni mata acaranya setiap 14 Safar. Dan hal itu merupakan manifetasi kesyukuran atas terbentuknya Kerajaan Tarowang ketika itu, sehingga selalu diingat,”tutur Azis Dg Genda.

Menurut Azis kegiatan pesta adat itu, berlangsung 7 malam yakni mulai tanggal 17-24 Oktober 2018. Dan dipusatkan di pinggir pantai Balangloe.

Kegiatan pesta adat Je’ne-je’ne Sappara ini, diisi dengan berbagai macam lomba, yakni, Lomba Tari Tradisional, Lomba lagu-lagu daerah Makassar, Assempa (duel dengan menggunakan kaki ala pemain tai kwondo), lomba mengajam Ketupat, Lomba Gandrang Pakanjara, pemilihan Tulolonna dan To Rungkana (pemilihan Putri dan Putra), pertandingan sepak Takrow, serta Angaruh.

“Atas pertandingan pada pesta Adat Je’ne-je’ne Sappara itu, panitia menyiapkan berbagai hadiah menarik yakni Tropy dan uang tunai,”jelas Azis Dg Genda.

Menurut Azis Dg Genda, penyelenggaraan pesta Adat Je’ne-Je’ne Sappara ini, berkat dukungan dan bantuan Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah.

Sementara itu, Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah yang dikonfirmasi menyatakan kesiapannya pada acara pembukaan pesta Adat Je’ne-Je’ne Sappara (17/10-2018). Dan pada penutupan nanti 24 Okrober tepatnya 14 Safar 1440 Hijriah dirinya tidak sempat hadir, karena ada kunjungan ke Jepang dan beberapa Negara lainnya.

“Saya hanya bisa hadir pada pembukaan pesta Adat Je’ne-Je’ne Sappara Rabu malam (17/10-2018), karena pada acara puncak sekaligus penutupan, kami ada kunjungan ke luar negeri,”tandas mantan Bupati Bantaeng 2 periode itu. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: