Dari 20 Ribuan Lebih Wajib Pilih di Lembang, 10,292 Mencoblos Prof Andalan

foto Prof Nurdin Abdullah bersama warga Lombo Desa Benteng Paremba Kec.Lembang Kab.Pinrang Sulsel saat kunjungan perta disambut dengan ratusan warga. foto Bang Doel/deadline-news.com
0

foto Prof Nurdin Abdullah Gubernur Sulsel terpilih saat pertama kalinya mendarat di Lombo Desa Benteng Paremba Kec.Lembang Kabupaten Pinrang Sulsel. foto Bang Doel/deadline-news.com

Bang Doel (deadline-news.com)-Lombopinrang-Dari 20 ribuan lebih wajib pilih di kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang, 10,292 mencoblos pasangan nomor urut 3 Professor.Dr.Ir. HM.Nurdin Abdullah, M.Agr – Andi Sudirman Sulaiman, ST (Prof Andalan).

Hal ini terlihat dari hasil rekapitulasi perhitungan suara ditingkat kecamatan Lembang beberapa waktu lalu. Demikian dikatakan Sekretaris Desa Benteng Paremba Burhanuddin yang ikut menyaksikan rekapitulasi di kecamatan tersebut.

Menurutnya pasangan nomor urut 1. Nurdin Halid- Abdul Azis Qahar berada diposisi ke dua dengan jumlah suara 6,143. Kemudian disusul pasangan nomor urut 2. AAN – TBL 4,841 suara. Dan diposisi buncit pasangan nomor urut 4.IYL – Cakka dengan perolehan suara 2,244. Jadi total wajib pilih yang menggunakan hak suaranya mencapai 23,520 orang.

Penduduk Kecamatan Lembang sendiri kurang lebih 30 ribuan. Hanya saja banya yang merantau ke Malaysia dan Kalimantan. Dan sebagian telah meninggal dunia sebelum pencoblosan.

Khusus di Desa Benteng Paremba yang dua kali dikunjungi Prof Nurdin Abdullah sebelum pencoblosan, pasangan no.urut 3 ini memperoleh 1.487 suara. Sedangkan pasangan no.1 NH-AZQ meraup 433 suara. Kemudian pasangan AAN – TBL memperoleh 518 suara. AAN adalah putera Lembang, tepatnya dari Pajalele Desa Binanga Karaeng Kecamatan Lembang. Kemudian pasangan IYL-Cakka hanya berada pada posisi buncit dengan mendapatkan 50 suara.

Wajib pilih di Desa Benteng Paremba hanya sekitar tiga ribuan, sedangkan yang menggunakan hak pilihnya hanya 2,488 orang, diluar yang batal. ***

Tinggalkan Komentar Anda! :

%d blogger menyukai ini: